4 Hal yang Enggak Boleh Dilakukan Selama Masa Tenang Pemilu

Debat terakhir pemilihan presiden telah dilaksanakan pada 13 April 2019 yang lalu. Selanjutnya tanggal 14-16 April 2019 diresmikan sebagai masa tenang kampanye. Masa tenang kampanye sendiri adalah masa larangan kampanye politik sebelum pemilihan umum.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, ada sejumlah larangan bagi peserta pemilu, tim sukses, media, serta pelaksana untuk dilakukan pada masa tenang. Larangan-larangan itu tersebar di beberapa pasal. Catat yuk!

Memberi Imbalan Pada Pemilih
Pada pasal 278 UU Pemilu diatur larangan bagi peserta, pelaksana, tim kampanye pemilu memberi imbalan kepada pemilih agar tidak menggunakan hak pilihnya atau memilih kandidat tertentu di pemilu. Kalau larangan tersebut dilanggar, sanksi pidana penjara maksimal empat tahun serta denda paling banyak Rp 48 juta menanti orang terkait.


Menyebarkan Berita di Media Massa
Selanjutnya di pasal 287 UU Pemilu juga mengatur larangan bagi media massa menyiarkan berita, iklan, rekam jejak peserta pemilu. Atau bentuk lain yang mengarah pada kepentingan kampanye yang menguntungkan atau merugikan kandidat. 

Merilis Hasil Penelitian
Selain itu, terdapat juga larangan bagi lembaga survei merilis hasil penelitiannya selama masa tenang juga diatur dalam Pasal 449 UU Pemilu. Jika ada pengumuman soal survei atau jajak pendapat pada masa tenang, maka pihak yang melakukan akan terkena ancaman pidana penjara maksimal satu tahun dan denda maksimal Rp 12 juta. 

Kampanye
Peserta pemilu sudah tidak dapat melakukan kampanye dalam bentuk apapun selama masa tenang berlangsung. Aturan tersebut tertuang dalam Pasal 24 ayat (4) Peraturan KPU tentang Kampanye Pemilu. 

Lantas apa saja yang bisa dilakukan di masa tenang ini? Saatnya untuk menghormati dan menahan diri selama masa tenang. Sesuai namanya, masa tenang ini diharapkan menjadi momen untuk benar-benar tenang menuju hari pemilihan umum nanti. 

Untuk mendukung pelaksanaan pemilu berjalan dengan baik, yuk ikuti aturan main yang sudah ditetapkan. Kamu dilarang melakukan hal-hal yang telah disebutkan di atas ya! Sehingga pemilih dapat memilih dengan tenang, tidak terpaksa, tertekan maupun terintimidasi dalam menentukan pilihannya. 

Foto: Pexels 

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler