Promosikan Wisata Religi, NTT Gelar Festival Bale Nagi

Bandung - Sudah tahu tentang Festival Bale Nagi? Festival ini merupakan rangkaian ritual religi Semana Santa yang digelar di Larantuka, Kabupaten Flores Timur. Adapun festival ini juga menjadi upaya tersendiri untuk mempromosikan wisata religi alias daya tarik bagi para peziarah untuk berkunjung ke Nusa Tenggara Timur (NTT).

Festival Bale Nagi ini sudah dimulai sejak 6 April dan akan berakhir pada 25 April mendatang. Festival yang baru pertama digelar ini dalam bahasa setempat memiliki arti “pulang kampung”.  Tujuannya adalah untuk mengajak orang-orang Flores Timur yang berada di luar Larantuka untuk pulang kampung saat Semana Santa.

Semana Santa atau Pekan Suci sendiri merupakan sebuah perayaan liturgi dan devosi umat Katolik di Larantuka. Tak hanya dijadikan sebagai ajang “pulang kampung” saja. 

Dilansir dari laman website kemenpar.go.id, Asisten Deputi Bidang Pemasaran I Regional III Kementerian Pariwisata Muh. Ricky Fauziyani mengatakan, selain sebagai wisata religi, event ini bertujuan untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan dan memperpanjang lama waktu mereka tinggal di Kabupaten Flores Timur.

Baca Ini Juga Yuk: Anjing Kintamani Asal Bali Kini Resmi Diakui Dunia Internasional

“Biasanya wisatawan yang datang hanya 1-2 hari di Larantuka. Semoga dengan digelar Festival Bale Nagi, lama tinggalnya bisa semakin panjang mencapai 7 hari di sini,” kata Ricky.

Ricky melanjutkan, setiap tahun banyak wisatawan asing dari berbagai negara yang sangat antusias mengikuti ritual rohani yang merupakan salah satu peninggalan bersejarah dalam sejarah umat Kristen-Katolik tersebut.

“Pada 2019, kami targetkan 300 orang peziarah dari mancangera hadir di Larantuka. Mereka sebagain besar berasal dari Timor Leste, Amerika Serikat, Australia, Portugal, Spanyol, Belanda, Prancis, dan Jerman,” katanya.

Belum terlalu terlambat kok kalau kamu baru akan berkunjung ke Festival Bale Nagi sekarang. Masih ada acara Ritual Semana Santa di Kota Larantuka, Wureh, dan Konga. Ada pula Pesta Nelayan, Festival Tenun Lamaholot Flores Timur,  Ritual Pembanguan Rumah Adat, Pameran Tenun, serta Penutupan Festival Bale Nagi.


Foto: Dok. Kemenpar

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler