Jabar Jadi Tuan Rumah Ajang Miss & Mister Teen Internasional

Bandung - Juni mendatang, Jawa Barat bakal jadi tuan rumah dari ajang Mister & Miss Teen International serta Mister & Miss Pre Teen International 2019 loh. Kenapa pilih di Jabar? Nah, katanya sih di tatar priangan ini banyak banget latar belakang budaya yang unik, beragam, dan sangat mewakilkan keindahan Indonesia. 

Rencananya event ini siap digelar pada 17-22 Juni 2019. Pada puncak acara, Paris Van Java Bakal juga siap didatangi 30 peserta remaja yang berasal dari berbagai negara. Sebut saja Malaysia, Kamboja, Vietnam, Brunei Darussalam, Meksiko, Australia, Amerika Serikat, dan masih banyak lagi.

Sesuai tema, ajang ini juga diikuti oleh kontestan remaja cowok dan cewek dari yang usianya berkisar antar 15-20 tahun. Selain Asia dan Afrika, tahun ini perwakilan remaja asal Afrika juga bakal turut berkontribusi.

"Buat Jabar ini menjadi hal spesial karena pada Juni mendatang Mister & Miss Teen International serta Mister & Miss Pre Teen International 2019 memang dipusatkan di Bandung. Untuk persiapan wakil dari Indonesia, kami perkuat itu lewat role model remaja yang punya kelebihan dari sisi beauty, brain, behavior dan perilaku yang baik," ujar Davina Maharani dari Dave Entertainment sebagai penyelenggara.


Bukan sebatas adu kecantikan atau ketampanan, ajang ini juga serius loh menggali bakat dan kelebihan dari setiap pesertanya. Menurut Davina, selain prestasi akademik, setiap kontestan dari ajang ini juga punya talenta lain mulai dari olahraga, seni hingga menyanyi.

"Selain 3B dan attitude yang baik, remaja juga harus punya kemampuan public speaking. Mereka harus smart dan percaya diri saat berada di tengah audiens, apalagi saat mempromosikan kultur, budaya dan wisata Indonesia. Apa yang remaja Indonesia bilang, harus merepresentasikan keindahan yang sesungguhnya," tambahnya.

Menghadapi penganugerahan di Juni yang akan datang, setiap kontestan juga makin getol berlatih nih. Pihak penyelenggara di Indonesia juga semakin proaktif, misalnya untuk Teen yang terpilih setiap hari selalu dibekali wawasan, kemampuan akting, kelas vokal hingga berbahasa yang mumpuni.

"Kita sih optimistis wakil dari Indonesia bisa mendapatkan panggung, dia bisa percaya diri dan mampu mempromosikan pada dunia kalau Indonesia kekayaan alam, kuliner dan budaya yang beragam. Enggak cuma bicara Bali, tapi ciri khas setiap daerah," pungkasnya.
Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler