Mengenal Penyakit Cacar Monyet dan Gejalanya

Bandung - TemanBaik harus waspada ya. Sebab, baru-baru ini terdapat kasus warga mengidap monkeypox atau cacar monyet di Singapura.  Sebagai negara tetangga, bukan tidak mungkin virus itu akhirnya masuk ke Indonesia. Tapi, jangan parno dulu ya. Kenali dulu apa sih monkeypox itu dan cara mencegahnya.

Monkeypox sendiri merupakan penyakit zoonosis, yaitu penyakit yang ditularkan dari hewan ke manusia. Dalam kasus ini, yang ditularkan adalah virus Monkeypox (MPXV).

TemanBaik mau tahu lebih lanjut? Yuk, simak ulasannya!

1. Diagnosa
Secara umum, gejala monkeypox mirip dengan penyakit ruam kulit seperti cacar, cacar air, campak, infeksi kulit akibat bakteri, kudis, hingga alergi terhadap obat. Intinya, terdapat bintik-bintik berair di kulit.

Bagaimana sih untuk memastikan seseorang terjangkit monkeypox atau bukan? Untuk mengetahuinya harus melalui pemeriksaan di laboratorium.

2. Gejala
Gejala monkeypox biasanya mulai timbul pada 14-21 hari sejak pertama kali seseorang terinfeksi virus monkeypox. Gejalanya berupa demam, sakit kepala hebat, pembengkakan kelenjar getah bening, sakit punggung, nyeri otot, dan kekurangan energi. Ruam kulit kemudian muncul di wajah dan kemudian menyebar di tempat lain di tubuh.


3. Agen penular
Sesuai namanya, virus ini ditularkan melalui monyet atau primata lainnya. Tapi, virus monkeypox juga bisa ditularkan melalui hewan lain, yaitu tikus. Seseorang akan terinfeksi virus monkeypox melalui kontak dengan darah, cairan tubuh, serta kulit hewan atau orang yang sedang terinfeksi monkeypox.

4. Pencegahan
Ada beberapa langkah yang perlu diperhatikan untuk mencegah terjangkit virus monkeypox. Pertama, hindari kontak dengan tikus dan primata terinfeksi.

Berikutnya, batasi kontak fisik dengan orang yang terinfeksi atau dengan sesuatu yang sudah terkontaminasi monkeypox. Saat menangani hewan atau manusia yang terinfeksi, kenakan sarung tangan dan pakaian pelindung yang aman.

Bagi petugas kesehatan, kamu disarankan diivaksinasi untuk mencegah kemungkinan terjangkit virus tersebut. Sedangkan perilaku hidup bersih dan sehat jelas harus dilakukan semua orang sebagai upaya pencegahan paling sederhana.


Foto ilustrasi dailypost.ng

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler