Alasan Jangan Takut Berlebihan dengan Monkeypox

Bandung - TemanBaik, belakangan ini cukup ramai ya pemberitaan seputar monkeypox alias cacar monyet? Bagi yang tidak lengkap membaca informasinya, mungkin akhirnya kamu jadi memiliki ketakutan berlebihan.

Tapi, monkeypox sebenarnya bisa disikapi dengan cara biasa aja. Meski belum ada obat atau vaksin khusus, penyakit itu bisa sembuh sendiri kok. Loh, kenapa ya?

"Dia (orang yang terkena) monkeypox akan sembuh sendiri dengan imunitas tubuhnya," kata dokter spesialis kulit dan kelamin RSHS Bandung Oki Suwarsa.

Proses penyembuhannya sendiri berbeda-beda. Tapi, rata-rata dalam kurun dua hingga tiga minggu, penyakit itu akan sembuh.
Bahkan, pasien pengidap monkeypox sebenarnya bisa dirawat di rumah. Hal ini menandakan penyakit monkeypox tidak terlalu berbahaya sehingga enggak perlu deh pasiennya dirawat di rumah sakit.

Syaratnya, jika dirawat di rumah, pasien monkeypox harus bisa dipastikan steril. Usahakan sang pasien 'diisolasi' di satu ruangan khusus bagi dirinya sendiri, tidak melakukan kontak kulit langsung dengan orang sekitar, serta tentunya menjaga pola makan dan konsumsi obat dari dokter.


Yang patut dihindari juga hindari menggaruk bagian cacar. Sebab, itu akan memungkinkan membuat cacar menjadi pecah. Saat pecah dan cairan di dalamnya keluar, itu akan berpotensi membuat orang rumah tertular secara tidak sengaja karena terinfeksi dari cairan itu.

"Jadi, perbaikian gizi, kesehatan, kebersihan, dan lain-lain harus benar-benar diperhatikan (jika pasien monkeypox dirawat di rumah)," tutur Oki.

Sementara agar lebih tertangani dengan baik, dirawat di rumah sakit sangat disarankan. Sebab, rumah sakit akan menempatkan pasien di ruangan khusus demi mencegah monkeypox menular pada orang lain. Penanganan secara medis juga akan benar-benar diperhatikan.

Foto: straitstimes.com
Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler