Musisi Bandung Bantu Korban Kebakaran Pasar Kosambi, Ikutan Yuk!

Bandung - Kebakaran yang melanda Pasar Kosambi Kota Bandung beberapa waktu lalu menyisakan duka. Namun, kebaikan selalu datang untuk membantu menghapus duka. Seperti yang dilakukan kelompok musisi Bandung untuk temannya yang menjadi korban kebakaran.

Beritabaik berbincang dengan Harry 'Koi' Pangabdian, penggebuk drum dari band Under The Big Bright Yellow Sun. Harry bercerita, temannya bernama Faizal Budiman alias Bob memiliki produk topi vintage yang di sebuah toko di Pasar Kosambi. Namun malang tak bisa ditolak, toko tersebut ikut dilalap api.

"Aksi ini muncul ketika kita mengetahui seluruh harapan dan modal yang dia miliki untuk menjalankan bisnisnya habis dilalap api dan asap panas di Pasar Kosambi kemarin ini. Sebenarnya dia sempat join-an toko sama beberapa teman di sana, tapi di tahun ini mereka baru saja membangun ruang baru untuk brand mereka masing-masing yang diharapkan bisa menjadi public space untuk ke depannya," ujar Harry saat berbincang melalui aplikasi pesan, Rabu (22/5/2019) malam.

Baca Ini Juga Yuk: Irvine Jasta Gagas Aksi Baik Bersihkan Vandalisme Saat May Day

Harry melanjutkan, tepat sehari sebelum kebakaran, tempat baru yg mereka bangun itu sudah hampir selesai, dan seluruh produk yang dimiliki disimpan di ruang sebelumnya yang juga ada di kosambi. Barang-barang tersebut termasuk barang baru yang akan dijual dalam rangka menyambut hari lebaran. Saat itu Bob yang juga seorang percussionist kelompok musik Littlelute sedang tidak ada di Bandung.

"Ketika pemiliknya sedang berada di luar kota, dia mendapati berita bahwa tempat dan seluruh produknya habis di lalap api dan asap saat itu. Hanya sisa beberapa yang bisa terselamatkan, itupun sudah bercampur dan berbau dengan pekat asap hingga saat ini. Beruntungnya ada beberapa produk artikel barunya yang masih terbungkus rapi sehingga masih terselamatkan," tutur Harry.

Harry dan teman-temannya tak ingin Bob sedih dan bingung berkepanjangan. Untuk membantu Bob menyelamatkan barang-barang yang sudah tercemar asap hitam, Harry dan teman-teman yang lain memilih aksi #StandWithWearbobe untuk memberi dukungan kepada Bob pemilik merek Wearbobe.

"Dari situ akhirnya kami selaku sahabat berkumpul dan memilih untuk membuat aksi ini sebagai bentuk dukungan kepada dia dan timnya untuk tetap berdiri, dan melanjutkan apa yg sudah mereka buat hingga saat ini. Bob sebagai pemilik bersepakat untuk melelang produknya dan menjual artikel barunya dengan harga yang jauh dari harga jual biasanya," ujar Harry.

Nah, TemanBaik yang tinggal di Bandung, pada 26-31 Mei 2019 mereka akan melakukan lelang topi yang masih bisa diselamatkan dari musibah kebakaran dengan harga mulai dari Rp 25 ribu hingga Rp 50 ribu. Sementara pada 10-23 Juni 2019 mereka akan menjual topi dan artikel lain dengan potongan harga 50 persen untuk perjalanan wearbobe selanjutnya. Semuanya akan dilakukan secara online melalui akun instagram @wearbobe.

Kami memberi ide tersebut, supaya bob sebagai pemilik tidak menjadi putus asa walaupun seluruh modal dan harapan yang telah dia bangun telah hilang dengan sekejap," kata Harry.


Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler