Ini Komitmen bank bjb untuk Program Pengendalian Gratifikasi

Bandung - Menyambut Hari Raya Idulfitri, pemberian hadiah dari perorangan atau secara kelompok dan kelembagaan menjadi tradisi yang lumrah. Namun, enggak semua pihak dapat bebas menerima atau memberikan hadiah loh. Khususnya bagi mereka yang menjadi bagian dari suatu instansi milik negara.

Sebagai Badan Usaha Milik Daerah alias BUMD Pemerintah Provinsi Jawa Barat, bank bjb berkomitmen menolak segala bentuk pemberian hadiah dari berbagai pihak. Selain menerima, bank berkode emiten BJBR di Bursa Efek Indonesia (BEI) juga tidak akan memberikan hadiah dalam berbagai bentuk kepada siapapun.

Komitmen ini berlaku bagi seluruh insan bank bjb mencakup dewan komisaris, direksi dan seluruh pegawai bank bjb. Larangan berlaku untuk bingkisan dalam bentuk apapun dari nasabah, debitur dan mitra kerja maupun pihak ketiga lainnya.

Baca Ini Juga Yuk: Masuki Usia 58 Tahun, bank bjb Perkuat Bisnis di Ranah Digital

Lewat keterangan tertulisnya, Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb, M. As'adi Budiman mengatakan sikap tersebut dipilih sebagai perwujudan prinsip kelola perusahaan yang baik. Prinsip tersebut disebut juga dengan good corporate governance (GCG) melalui penerapan Program Pengendalian Gratifikasi.

"Semua insan bank bjb tidak diperkenankan menerima atau memberikan hadiah lebaran kepada siapapun. Kami berpegang teguh kepada prinsip tata kelola yang baik untuk menghindari konflik kepentingan," ujarnya.

Nah kalau TemanBaik menemukan pihak-pihak yang telah disebutkan menerima dan atau meminta hadiah atau bingkisan. Dengan mengatasnamakan perusahaan kepada nasabah, debitur atau mitra kerja maupun pihak ketiga lainnya, jangan ragu untuk menginformasikan kepada bank bjb ya, melalui telepon (022) 4234868 ext 3633 dan email ke pengaduan_upg@bankbjb.co.id.


Foto: dok. bank bjb


Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler