Asyiknya Ngobrol Santai Soal Mencari Jati Diri Bersama Para Ahli

Bandung - Seberapa jauhkah TemanBaik mengenal diri sendiri? Ternyata penting loh memahami dan menjalani minat yang sesuai dengan kemampuan sendiri. Jangan salah jalan ya, karena kesuksesan hidup, menunggumu hari ini!

Ya, apalagi di era milenial yang berlimpah informasi dan pengaruh, jatidiri jadi hal yang semakin sulit ditemukan. Saat melihat konten youtube atau media sosial, bisa jadi hari ini TemanBaik bercita - cita jadi youtubers, besok berganti jadi pengusaha, dokter, MUA dan apapun yang sebenarnya di luar kemampuanmu.

Ribet enggak sih mengenali diri? Enggak sih TemanBaik. Semua persoalan ini terungkap jelas dalam diskusi seru Obrolan Generasi Indonesia Cerdas (Organic) #3 yang berkolaborasi dengan Lo.Ka.Si, Kamis (27/6/2019) di Lo.ka.si, Jalan Ir. H. Juanda,  Bandung.

Memetik tema bertajuk "Seberapa Jauh Kamu Mengenal Dirimu?", ruangan diskusi di Lo.ka.si ini tumpah ruah loh dihadiri para TemanBaik yang penasaran dengan problematika pengenalan diri. Apalagi saat dua narasumber keren Theoresia Rumthe dan Peneliti dan Psikologi Gender, Hani Yulindrasari berbagi jurus terkait pengenalan diri.

"Usia muda memang proses terberat mengenal diri kita sendiri. Karena tuntutan sosial, terkadang kita melakukan hal yang orang lain inginkan. Maka mulai sekarang, kenali diri kita sendiri, apa yang kita mau dan rencanakan mimpi itu untuk 10 hingga 20 tahun yang akan datang," ujar Peneliti dan Psikologi Gender, Hani Yulindrasari di hadapan audiens.

Hani bercerita, mengenal diri sendiri memang enggak instan loh. Semuanya butuh proses dan waktu panjang. Saat menjalaninya, TemanBaik bisa mencoba banyak hal sesuai dengan keinginan sampai akhirnya kita bisa menemukan apa yang dicari dalam kehidupan.

"Apalagi kita yang hidup di Indonesia yang kuat banget tuntutan soal isu gender dan nilai agama. Suatu saat kita pasti dihadapkan pada konflik batin saat berbenturan dengan budaya kolektif. Nah pada posisi ini, jalani minat kamu dengan keberanian dan tanpa ragu. Sikap berani dibutuhkan untuk menghindari pribadi yang manipulatif," bebernya.

Di tempat yang sama, penulis asal Ambon Theoresia Rumthe mengisahkan, sejak kelss 6 SD ia sudah mengenali bakatnya di bidang komunikasi. Sampai suatu hari takdir membawanya keluar dari Kota Ambon lalu hijrah ke Yogya dan akhirnya ia semakin kenal diri sendiri saat tinggal lama di Bandung.

"Bandung yang memberi jalan bagi aku untuk mengenali siapa aku sebenarnya. Di kota ini aku ternyata bisa mengembangkan minat jadi penyiar radio, menyanyi, bikin puisi sampai menulis apapun yang diinginkan lewat blog," katanya.

Theo lebih lanjut bercerita, kunci mengenali diri sendiri ada pada rasa percaya diri dan membuka hati. Menurutnya, langkah ini pernah dilakoninya saat merantau di Bandung dan bertemu dengan banyak orang, membangun jejaring dan menjalin persahabatan.

"Tenggelamkan diri kita pada apa yang kita inginkan. Inilah momen terbaik untuk menemukan diri sendiri. Tapi ingat loh, jiwa kita semakin kaya saat kita bertemu banyak orang, mempunyai banyak link dan pertemanan. Hal ini bisa aku rasakan setelah 10 sampai 15 tahun proses pengenalan diri," katanya.

Sambungnya, dalam proses panjang pengenalan diri TemanBaik harus banyak bersabar loh. Nikmati prosesnya, syukuri dan jalani banyak hal yang menyenangkan sesuai keinginanmu. 

"Suatu hari di perjalanan itu, kita pasti menemukan diri kita sendiri. Buat catatan - catatan penting tentang apa yang kita inginkan, dan pada akhirnya biarkan kata hati yang menentukan. Kalau waktunya lama, kita harus bersabar. Itu kuncinya," pungkas Theo
Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler