Mau ke Festival Kebudayaan Yogyakarta? Catat Programnya Nih!

Yogyakarta - Ada kabar baik nih buat TemanBaik yang tinggal di Yogyakarta dan sekitarnya, sebentar lagi bakal ada Festival Kebudayaan Yogyakarta (FKY) 2019. Festival ini mengangkat tema 'Mulanira: Ruang, Ragam dan Interaksi' yang bakal digelar pada 4-12 Juli 2019.

FKY2019 menghadirkan berbagai program yang sayang buat dilewatkan loh yang berpusat di Desa Panggungharjo, Sewon dan Bantul. Namun ada juga beberapa program festival yang dilaksanakan di beberapa tempat lain. TemanBaik mau tahu apa saja program tersebut? Simak apa saja programnya berikut yuk!

4 Juli 2019: Pawai Pembukaan
Di hari pertamanya, 4 Juli 2019, bakal digelar pawai pembukaan sebagai tradisi yang selalu diadakan sejak namanya masih Festival kesenian Yogyakarta. Pawai pembukaan sendiri merupakan kegiatan penanda dimulainya festival tahunan ini. Ada yang berbeda dengan pawai pembukaan kali ini, karena bakal dimulai dari dua titik yang berbeda.

Titik pertama akan dilepas dari Kepatihan, sementara di titik kedua kontingen dilepas dari Alun-alun Pakualam. Rombongan yang berangkat dari dua titik berbeda ini kemudian akan bertemu di kawasan 0 kilometer, tepatnya di depan bekas Gedung Sonobudoyo (eks-KONI), tempat para tamu undangan berada. Kontingen yang hadir ada sekitar 33 yang terdiri dari elemen penting pemajuan kebudayaan yaitu komunitas seni dan budaya, sanggar-sanggar, institusi pendidikan dan perwakilan desa budaya.

8-16 Juli 2016: Program Wirama, Wiraga dan Wirasa
Wirama adalah program berupa pameran seni rupa yang rencananya akan dilaksanakan di Gedung Sonobudoyo (eks-KONI). Pada pameran ini akan ditampilkan karya-karya lama dari para seniman. Proses berkarya para seniman tersebut sehingga menghasilkan karya-karya yang ditampilkan ini, akan diungkapkan selama pameran ini.

Wiraga, adalah pameran instalasi publik berlokasi di Alun-alun Kidul. Wujudnya berupa menghias odong-odong yang merupakan salah satu wujud budaya populer, dengan aksara Jawa sebagai wujud budaya tradisional. Pada hari pertama pameran instalasi publik ini, akan digelar wayang kulit semalam suntuk.

Baca Ini Juga Yuk: Ini Dia Rangkaian Asia Africa Festival 2019 Pekan Ini di Bandung

Wirasa berbentuk lokakarya yang dilakukan tiga seniman musik untuk membuat komposisi musik bersama siswa didik di Taman Siswa dengan dua materi utama: 'Menggubah Komposisi Kinanthi Sandung sesuai dengan latar belakang genre musisi masing-masing', dan menggubah atau membuat komposisi lagu dolanan anak. Acuan metode yang digunakan adalah Metode 'SARI SWARA' dengan Sistem 'AMONG'.

13 Juli 2019: Pesta Rakyat Kampung Terban
Pesta Rakyat Kampung Terban adalah program yang mempertemukan potensi seni budaya kampung Terban dengan pemikiran tokoh-tokoh budaya yang ada di Terban. Kegiatan program ini berupa bazar produk UMKM, pementasan ketoprak tunanetra, macapatan, dan musik.

15 Juli 2019: Panggih
Program yang akan dilaksanakan di Museum Pangeran Diponegoro ini dirancang untuk membangun ruang dialog antara dua elemen budaya dalam tradisi masyarakat Jawa. Elemen tersebut adalah sandang dan pangan.

17 Juli 2019: Teater
Mengambil tempat di Pendopo Art Space, program ini akan menjadi wadah kolaborasi antara sutradara senior, sutradara muda, dan aktor-aktor muda dari Teater Gadjah Mada.

19 Juli 2019: Panggung Kontemporer: Lintasan
Program ini adalah berupa panggung kontemporer yang bertujuan merayakan praktik kesenian lintas disiplin yang kerap dilakukan para seniman Yogyakarta, dengan tema besar: Elektronika - Gamelan - Visual.

Selain program-program tersebut, FKY 2019 masih menawarkan beragam kegiatan dan aktivitas lain untuk seluruh masyarakat. Misalnya Pasar Seni, terdiri dari 50 stan, yang digelar tiap hari selama pelaksanaan festival di Kampoeng Mataraman. Hadir juga 20 stan produk kreatif dan 10 stan produk kuliner Pasar Tiban, yang dibuka setiap akhir pekan, mulai Jumat hingga Minggu, di sekitar Telaga Julantoro.

Ada pula workshop, lokakarya, diskusi, dan tidak ketinggalan panggung seni dan hiburan yang tidak hanya berlokasi di Kampung Mataraman saja, melainkan tersebar di beberapa titik di Desa Panggungharjo, Sewon, Bantul.


Foto: dokumentasi FKY2019


Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler