Ucapan Terima Kasih Imas Sang Ibu 130 Anak untuk TemanBaik

Bandung - TemanBaik, penggalangan donasi untuk Panti Asuhan Roudotul Amanah sudah diserahkan loh. Penggalangan donasi yang dilakukan BeritaBaik.id bersama Sharing Happiness ini diberikan langsung kepada Imas Masitoh yang mengelola panti asuhan tersebut pada Senin (1/7/2019).

Ucapan syukur pun diungkapkan Imas. Ia menyebut donasi yang terkumpul sebagai kejutan indah untuk panti asuhannya. Apalagi, total donasi jumlahnya lebih dari Rp40 juta. Dengan penuh haru, Imas lalu memberi balasan untuk para donatur berupa doa.

"Ibu ucapkan terima kasih banyak kepada para donatur yang sudah bantu ibu dan panti asuhan ini. Mudah-mudahan para donatur selalu berkah, panjang umur, sehat selalu. Mudah-mudahan ini jadi wasilah tabungan amal yang terindah," ujar Imas.

Dengan donasi itu, Imas berencana meneruskan pembangunan panti asuhannya. Sebab, lantai dua belum selesai dibangun karena kendala terbatasnya keuangan panti. Lantai dua itu rencananya akan dibangun untuk menjadi tempat tidur anak laki-laki.

Itu karena selama ini mereka tidur di lantai satu yang tergolong sempit. Untuk satu ruangan kecil, di dalamnya dihuni oleh 19 anak laki-laki. Sedangkan delapan anak perempuan ditempatkan di kamar terpisah.

Imas sendiri bukan hanya mengasuh mereka yang tinggal di panti. Ia memiliki anak asuh lainnya yang berasal dari keluarga tidak mampu. Mereka masih tinggal di rumah orangtuanya hingga saudaranya. Jika ditotalkan, anak asuh Imas mencapai 130 orang loh. Imas juga punya beberapa orangtua asuh yang rata-rata jompo dan berasal dari kalangan ekonomi tidak mampu.

Bukan hal mudah loh menghidupi mereka. Apalagi, Imas harus bergelut dengan stroke dan sakit jantung yang dideritanya sejak beberapa tahun lalu. Imas hanya mengandalkan pendapatan dari berjualan keset. Tapi, sesekali Imas juga mengerjakan apapun demi mendapatkan uang dengan cara halal, mulai dari menjual gorengan, buruh cuci pakaian, hingga memijat.

Baca Ini Juga Yuk: Perjuangan Imas Masitoh Lawan Stroke dan Jantung Demi Anak Yatim

Imas sendiri berasal dari keluarga kurang mampu. Tapi, kecintaannya pada anak-anak, terutama anak yatim piatu sangat besar loh. Bahkan, mimpinya memiliki panti asuhan sempat ditertawakan dan jadi bahan nyinyiran orang lain. Imas tidak peduli, secara perlahan ia membangun mimpinya dan bisa menjadikan panti asuhannya seperti sekarang.

"Sebelum menghadap Allah SWT, ibu ingin di sisa usia ini bermanfaat buat orang-orang kecil," tuturnya.

Imas pun memberi semangat bagi orang-orang di luar sana yang berjuang melakukan kebaikan. Niat baik harus diperjuangkan. Yang terpenting, jangan pernah menjadikan cibiran orang lain untuk patah semangat.

"Pesannya, terus kibarkan bendera kasih sayang, kibarkan bendera kebaikan, jangan pernah takut dengan keterbatasan, ketidakmampuan karena tidak sekolah tinggi, tidak punya bekal ilmu agama, yakinlah sama Allah SWT," ungkapnya.

Bukan asal ngomong loh, TemanBaik. Imas sudah membuktikan sendiri bagaimana keyakinannya berbuah manis. Bahkan, ia merasa dalam perjalanannya mengasuh anak yatim dan jompo itu banyak dinaungi keajaiban dari Allah SWT. Bahkan, Imas belum ini sampai diberangkatkan untuk beribadah umrah loh oleh donatur. Padahal, pergi ke Tanah Suci sebelumnya hanya menjadi angan-angan semata bagi Imas.

Imas pun tak akan pernah berhenti berjuang dan bermimpi. Ia berharap bisa membesarkan anak-anak asuhnya dan merawat para jompo. Satu mimpi besar yang ada dalam benaknya saat ini adalah ingin mengajak semua keluarga besarnya itu pergi beribadah ke Tanah Suci. "Ibu ingin berangkat umrah sama mereka. Mudah-mudahan ada rezekinya dan kita bisa ke sana," ucap Imas.

Foto: Oris Riswan Budiana


Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler