Jangan Asal Nurut Sama Juru Parkir, Ini Alasannya

Bandung - Apa yang terlintas di benak TemanBaik saat akan parkir di suatu kemudian ada juru parkir mengarahkan kamu untuk parkir? Mungkin kebanyakan dari kamu akan nurut saja parkir meski di sana harusnya dilarang parkir. Jangan diulangi ya!

Wakasatlantas Polrestabes Bandung Kompol Bayu Catur Prabowo mengatakan ada aturan dalam memarkirkan kendaraan. Badan jalan seharusnya hanya untuk kendaraan yang melaju. Kendaraan hanya boleh parkir di badan jalan jika berizin dengan ditandai rambu boleh parkir dan terdapat marka kotak dengan warna putih sebagai batas parkir kendaraan.

"Kalau ada tanda parkir dan marka kotak, berarti itu masyarakat boleh parkir," kata Bayu di sela kegiatan Bandung Menjawab di Taman Sejarah, Kota Bandung, Kamis (4/7/2019).

Jika tidak ada tanda itu, jangan coba-coba deh parkir. Apalagi jika di sekitarnya terdapat marka jalan berupa garis utuh berwarna putih. Di area yang terdapat garis itu ternyata enggak boleh ada kendaraan yang terparkir. Hal itu banyak tidak diketahui masyarakat.

"Jadi, ada rambu atau tidak ada rambu, selama marka (garis putih tanpa putus) itu ada, berarti masyarakat tidak boleh parkir di situ, tidak boleh berhenti di situ," jelasnya.

Baca Ini Juga Yuk: Tahu Bedanya Rambu Dilarang Berhenti dan Dilarang Parkir?

Masalahnya, ada banyak tempat parkir liar. Oknum juru parkir liar pun seenaknya menjadikan badan jalan menjadi area parkir di tempat terlarang. Pengguna kendaraan juga seringkali nurut saja saat diarahkan parkir di tempat terlarang tersebut.

Karena merasa diarahkan juru parkir, masyarakat akhirnya tidak berpikir panjang. Area itu diyakini boleh dijadikan tempat parkir. Itu juga biasanya terjadi karena pengendara ingin mencari tempat parkir yang mudah. Sehingga, kadang masyarakat yang tahu aturan pun akhirnya ikut melakukan pelanggaran dengan parkir di tempat tak seharusnya.

Bayu mengingatkan agar masyarakat parkir di tempat seharusnya. Meski kadang tempat parkirnya sulit dijangkau dan memakan waktu, sebaiknya patuhi aturan deh. Jika tetap parkir sembarangan, siap-siap saja dengan risikonya, ditilang!

"Ini yang harus dipahami masyarakat bahwa jangan semaunya parkir di jalan. Karena tetap kita akan melakukan penindakan, dasar kita tetap undang-undang. Selama kendaraan itu mengganggu ketertiban lalu lintas, kita akan melakukan penindakan (tilang)," tegas Bayu.

Mulai sekarang, TemanBaik harus hati-hati ya memilih tempat parkir. Perhatikan betul-betul apakah di sana boleh parkir atau tidak. Apalagi di Kota Bandung, di sini cukup 'kejam' loh. Jika kamu parkir sembarangan dan ketahuan, bisa-bisa pentil kendaraanmu dicabut petugas Dinas Perhubungan, tilang pun siap menanti.


Foto: Oris Riswan Budiana

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler