Di Purwakarta ASN Ketahuan Merokok Wajib Sumbang 10 Alquran

Purwakarta - Para aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Purwakarta kini enggak boleh lagi merokok saat jam kerja. Jika ketahuan, mereka akan dikenakan sanksi berupa denda wajib menyumbang 10 Alquran.

Larangan merokok saat jam kerja sendiri sebenarnya sudah ada sejak lama. Tapi, di era Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika, sanksi baru itu diberlakukan. Tujuannya agar ASN bisa bekerja optimal tanpa tanpa merokok. Sebab, merokok akan merugikan kesehatan diri sendiri dan orang di sekitarnya.

"Alasan utamanya, pegawai harus fokus bekerja. Selain itu, demi kesehatan dan kebersihan juga. Jangan sampai ruang kerja penuh dengan asap rokok ataupun sisa pembakaran rokok," kata Anne dalam rilis yang diterima BeritaBaik.id, Kamis (4/7/2019).

Peraturan ini sudah ditegakkan loh, TemanBaik. Bahkan, sudah ada ASN yang kena sanksi akibat merokok saat jam kerja. Hingga kini, sudah ada tiga ASN yang terkena sanksi. Jumlah Alquran yang terkumpul pun sudah mencapai 30.

Rencananya, seluruh Alquran hasil sanksi itu akan dikumpulkan. Selanjutnya, Alquran akan disumbangkan ke masjid, musala, madrasah, sekolah, termasuk anak-anak yang belum memiliki Alquran.

Para ASN sendiri diharapkan tidak merokok karena kesadarannya, bukan karena takut disanksi. Sebab, bahaya rokok sudah sangat jelas dan bahkan diketahui para perokok itu sendiri.

"Dengan aturan ini diharapkan pegawai dapat sadar pentingnya kesehatan serta lingkungan kerja yang nyaman, aman, dan rapi serta bebas dari asap rokok," tutur perempuan yang akrab disapa Ambu Anne itu.

Untuk memaksimalkan larangan merokok saat jam kerja itu, dalam waktu dekat akan dibentuk tim pengawasan khusus. Tim itu yang nantinya akan berkeliling memantau ke setiap tempat kerja para ASN di Purwakarta.

Foto: Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika (dokumentasi Diskominfo Kabupaten Purwakarta)

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler