100 Siswa SMA di Indonesia Adu Bakat di Festival Literasi Sekolah

Bandung - Festival Literasi Sekolah alias FLS kembali digelar nih. Festival ini bakal diselenggarakan pada tanggal 24-29 Juli 2019 di Hotel Padjajaran Suit Bogor. Rangkaian acaranya akan dimulai setiap hari mulai dari pukul 08.00-21.00 WIB.
  
Festival yang telah diselengarakan sejak tahun 2015 ini dulunya bernama ARKI. "(Acara ini) sejak tahun 2015. Dulu namanya ARKI, Akademi Remaja Kreatif. Sejak tahun kemarin berubah menjadi FLS," ujar Hamzah Reevi, Marketing Communication Pastel Books Mizan kepada BeritaBaik, Selasa (16/7/2019).

FLS adalah festival lomba untuk 100 finalis siswa SMA/MA se-Indonesia yang memiliki minat dan bakat untuk mengembangkan kemampuan menulis. Mulai dari menulis cerpen, syair, komik hingga meme melalui pembuatan karya. 

Mereka akan menjalani karantina selama enam hari dan mendapatkan materi dari beberapa narasumber yang kompeten di bidangnya. Kemudian berkompetisi membuat karya mewakili daerah masing-masing untuk menjadi yang terbaik. 

Acara ini diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas yang bekerjasama dengan Mizan. Dan pada  tahun keempatnya ini mengangkat tema 'Indonesia Romantis'.

Lewat tema tersebut, FLS ingin mengajak remaja untuk mengungkapkan cinta kepada orang-orang. Seperti kepada orangtua, guru, teman, sahabat, lingkungan sosial, alam bahkan Indonesia dengan caranya masing-masing. 

Festival literasi ini bakal  menghadirkan sejumlah public figure yang merupakan jurnalis, penulis, penyair dan penyiar Indonesia. Seperti Najwa Shihab (Jurnalis dan Pembawa Acara), Trinity (Penulis Serial The Naked Traveler), Faisal Syahreza (Penyair dan Penulis), Trio Urban (Penyiar I Radio Bandung), CIAYO Comics (Platform Digital Komik Indonesia) dan Agate (Developer Game Indonesia) sebagai narasumber selama acara Festival Literasi Sekolah 2019.

Hamzah Reevi berharap kalau program literasi tidak kalah populer dengan program lainnya. "Semoga program literasi tidak kalah populer dengan program lainnya seperti olimpiade sains, olahraga atau seni," ucap Hamzah.

"Sudah banyak bukti negeri ini diharumkan oleh sastra dan karya penulis-penulis yang fenomenal. Juga, dengan ribuan karya yang dikirimkan oleh siswa, Mizan dapat mewadahi dalam bentuk acara atau penerbitan sebagai apresiasi terhadap ide yang mereka buat," tambahnya.


Foto: dokumentasi FLS
Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler