Keren! Bandung Bakal Punya Techno University Berbasis Islam

Bandung - Keren nih TemanBaik, sebentar lagi di Bandung bakal hadir Techno University yang berbasis Islam loh. Konsep ini mulai dikembangkan oleh Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung untuk mencetak santri modern yang siap berkiprah di era digital.

Untuk langkah pertama, UIN SGD kini menambah jumlah kampusnya loh, yakni di Jalan Soekarno Hatta (Kampus 2) dan kawasan Cileunyi (Kampus 3) yang nantinya fokus mencetak sarjana ulama yang berbasis teknologi 4.0. Canggih kan?

"Konsep Techno University berbasis Islam yang dibangun di kampus 2 ini diharapkan semakin mendongkrak animo masyarakat untuk melanjutkan pendidikannya ke jenjang lebih tinggi. Untuk ketiga kalinya, pembangunan gedung di kampus ini menggunakan pembiayaan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN/Sukuk Negara)," ujar Rektor UIN SGD Mahmud seusai Ground Breaking Proyek SBSN di UIN Sunan Gunung Djati, Rabu (17/7/2019).

Selain memperkaya fasilitasnya dengan dukungan teknologi, ke depannya UIN SGD juga bakal memperkuat konsep santri zaman now Rumah Moderasi Islam yang bakal dipusatkan di kampus 3 Cileunyi. Lanjutnya, pendidikan unik ini akan mengawinkan konsep Islam Rahmatan Lil Alamin dengan digitalisasi serta fondasi kearifan lokal.

Enggak cuma urusan pendaftaran atau pengolahan nilai loh TemanBaik, ke depan semua proses pembelajaran sampai kearsipan juga bakal dibuat dengan platform digital.

"Techno University ini bisa digambarkan sebagai kampus Islam modern yang semuanya berbasis digital. Kita akan mengurangi penggunaan kertas bahkan saat mahasiswa atau dosen masuk ruangan pun  akan menggunakan teknologi digital," ungkapnya.

Mahmud juga bercerita, bagi TemanBaik yang pengin mendalami Islam dengan cara yang moderat, pihaknya juga bakal mengenalkannya di Rumah Moderasi Islam. Baginya, cara ini jadi konsep yang ciamik loh buat menangkal radikalisme Islam di kalangan anak muda.

"Ini akan menjawab kegelisahan semua orang tentang paparan radikalisme. Kita bakal mengenalkan Islam yang Wasathiyah dengan tetap menjaga persatuan Nusantara dan kearifan lokal," katanya.

Sebagai info nih TemanBaik, untuk pertama kalinya pada 2016  UIN membangun kampus dengan biaya SBSN sebesar Rp 40,72 miliar buat membangun Gedung Perkuliahan Kampus II, selanjutnya alokasinya mencapai Rp 45,72 miliar pada 2017 untuk membiayai pembangunan Gedung Pasca Sarjana.

Nah kali ini SBSN kembali membiayai pembangunan Gedung Ruang Kuliah Bersama dan Gedung Laboratorium Terintegrasi MIPA dengan alokasi sebesar Rp 30 miliar.
Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler