Rayakan Hari Anak Sambil Nonton Pertunjukan 'Irama Anak' Yuk!

Bandung - Sebuah komunitas di Bandung, Irama Anak Tanah Air menggelar sebuah acara pertunjukkan seru di Hari Anak Nasional yang jatuh pada 23 Juli. Mereka akan merilis album ketiga yang berjudul 'Irama Dunia Anak' di Kiputih Satu, Jalan Kiputih No 1A Bandung.

Pertunjukkan ini akan berlangsung mulai pukul 15.00 WIB hingga 17.30 WIB, Selasa (23/7/2019) hari ini. Jangan lewatkan acara seru ini ya TemanBaik! 

Irama Anak Tanah Air sendiri adalah komunitas yang aktif dalam memberikan pendampingan kepada anak-anak dalam mengenalkan lagu anak-anak populer dan memberikan workshop dalam membuat lagu sendiri sejak tahun 2016.

Pertunjukan album tersebut juga akan dimeriahkan oleh musisi dan komunitas lainnya yaitu, Kamilia Shaumil, Garhana, Fills, Dave Sayuta, Orkes Giok, Syarikat idola Remaja, dan komunitas dari Rumah Bintang.

'Irama Dunia Anak' adalah sebuah album hasil workshop yang melibatkan dua kelompok bermain, yaitu komunitas Ruang 8, sebuah komunitas yang berada di Jalan Taman Hewan RT 02 RW 08 Bandung dan kelompok Kawaluso, yang merupakan kelompok belajar dari sekolah Semi Palar, Bandung.

"Dalam porses penggarapannya, Irama Anak TanahAir, memberikan pendampingan kepada kedua kelompok tersebut untuk mampu membuat karya lagunya sendiri. Isi lagu yang memuat pesan moral yang diambil dari hasil amatan kedua kelompok tersebut tentang kejadian-kejadian yang berada dekat dengan keseharian mereka," ujar Dwi Kartika Yuddhaswara salah satu penggiat Irama Anak Tanah Air dalam rilis yang diterima BeritaBaik.

Isi album Irama Dunia Anak terdiri dari delapan lagu. Yang merupakan hasil gabungan dari kedua kelompok tersebut. Ruang Delapan membuat lagu yang berjudul, Bermain Bola, Burung, Petani, dan Buah-buahan. Sedangkan Kawaluso, membuat lagu yang berjudul, Bermain Musik, Simfoni Negeri Pelangi, dan membawakan dua lagu dari fasilitatornya yang berjudul Misteri Minggu Depan dan Kota yang Masyhur.

"Nama album Irama Dunia Anak dipilh untuk menggambarkan isi album sebagai kumpulan lagu, di mana setiap judulnya memiliki kedekatan tersendiri kepada kita untuk mengenang kembali kesederhanaan masa kecil kita dengan lagu-lagu anak populer yang diciptakan oleh seniman besar terdahulu seperti Abdullah Totong Mahmud, Ibu Sud, Pak Kasur dan Bu Kasur dan pencipta lagu anak lainnya," tutur Yudha.

Bentuk fisik album Irama Dunia Anak adalah buah karya dari teman-teman teman-teman Kawaluso. Artwork yang dikerjakan secara bersama-sama dapat menjadi ‘teman’ untuk menyimak setiap lagu pada album tersebut. Yang kemudian, semua elemen visual tersebut dikemas oleh Fitira Oktavini.


Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler