Bus KPK Keliling Selama 3 Hari di Buleleng Bali, Ada Apa Ya?

Upaya mengampanyekan nilai-nilai anti-korupsi terus digalakkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Nah, kali ini melalui roadshow bus bertajuk "Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi" KPK menyambangi Buleleng, Jumat (25/07/2019).

Melalui roadshow yang berlangsung selama tiga hari hingga Minggu (28/7/2019) ini KPK bakal berinteraksi langsung dengan masyarakat dengan berbagai program pencegahan korupsi. Sasarannya beragam, mulai dari pelajar, mahasiswa, calon anggota legislatif, hingga masyarakat umum.

Menurut Koordinator KPK RI Wilayah VI Jatim-Bali, Alfi Rahman Waluyo, kedatangan KPK ke Buleleng murni sebagai upaya pencegahan. Menurutnya, kehadiran "Bus KPK" merupakan simbol bahwa KPK hadir ke seluruh pelosok negeri.

"Kegiatan ini juga dirancang untuk membangun semangat dan budaya antikorupsi di masyarakat, sekaligus mensosialisasikan program-program antikorupsi KPK kepada masyarakat luas," tutur Alfi Rahmad pada BeritaBaik.

Ia melanjutkan melalui kesempatan ini KPK turut mengajak jajaran penyelenggara Pemerintah Daerah bersama masyarakat untuk hadir bersama-sama dalam membangun semangat antikorupsi di daerah. Roadshow yang dikemas dengan beragam kegiatan ini diharapkan mampu menekan dan mencegah korupsi di berbagai bidang.

Penasehat KPK, Mohammad Tsani Annafari menambahkan beragam pilihan kegiatan ditawarkan untuk mempererat keterlibatan masyarakat secara aktif, sehingga merasakan kehadiran KPK secara langsung di tengah-tengah masyarakat.

"Melalui cara yang humanis, kegiatan semacam ini diharapkan mendapat respon yang besar dan menjadi momentum bagi masyarakat untuk bersentuhan langsung dengan KPK," jelas Annafari pada BeritaBaik.

"Ini kesempatan bagi masyarakat untuk tahu produk hukum KPK, selain penindakan tentunya juga kita tekan angka korupsi melalui sosialisasi pencegahan, jadi masyarakat turut terlibat aktif," kata Annafari pada BeritaBaik usai membuka rangkaian kegiatan di Kawasan Taman Kota Singaraja.

Dalam roadshow bus tahun ini KPK menawarkan kegiatan lebih banyak daripada roadshow sebelumnya. Kegiatan tersebut antara lain, sosialisasi produk antikorupsi, diskusi komunitas, pembekalan bagi para anggota legislatif DPRD, kuliah umum, pengaduan masyarakat, pentas seni dan berbagai rangkaian kegiatan lainnya.

Sementara itu, Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana mengajak seluruh penyelenggara pemerintah daerah dan masyarakat untuk mendukung langkah KPK dalam melaksanakan fungsi-fungsi pencegahan korupsi di Buleleng. 

Menurutnya, masyarakat sering kali  menganggap bahwa KPK hanya memiliki fungsi penindakan saja. Hal ini menjadikan momok menakutkaan bagi para pejabat khususnya, bahwa seolah-olah KPK turun hanya untuk melakukan penangkapan. 

"Melalui momen kedatangan KPK ke Buleleng ini sekaligus mengenalkan empat fungsi lain yang dimiliki KPK selain fungsi penindakan,” kata Agus Suradnyana. Keempat fungsi selain penindakan dimaksud yaitu fungsi koordinasi, supervisi, pencegahan, dan monitoring.



Foto @KPK_RI

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler