Mengenal 4 Jenis Veteran yang Terdapat di Indonesia

Bandung - Setiap tanggal 10 Agustus diperingati sebagai Hari Veteran Nasional. Tanggal ini dipilih didasari sejarah para pejuang Kemerdekaan Indonesia melakukan gencatan senjata dengan tentara Belanda yang terjadi pada 10 Agustus 1949.

Tapi TemanBaik sudah tahu belum apa itu veteran? "Veteran adalah warga negara indonesia yang berjuang melawan tentara asing. Jadi bukan hanya tentara, tapi rakyat juga berjuang. Jadi bersama-sama, waktu itu rakyat dalam bentuk laskar-laskar,” jelas Wakil Ketua Umum DPD LVRI Jawa Barat, Kolonel (Purn) H. Hidayat Kusumanegara kepada BeritaBaik saat ditemui di Kantor DPD LVRI Jawa Barat, Kota Bandung.

Terdapat empat jenis veteran yang ada di Indonesia loh. Jenis veteran ditentukan berdasarkan peristiwa keveteranan. Di Hari Veteran Nasional ini, yuk kita mengenal empat jenis veteran yang ada di Indonesia.

Veteran Pejuang Kemerdekaan Republik Indonesia
Veteran Pejuang Kemerdekaan Republik Indonesia adalah warga negara Indonesia yang dalam masa revolusi fisik antara tanggal 17 Agustus 1945 sampai dengan 27 Desember 1949. Mereka berperan secara aktif berjuang untuk mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia di dalam kesatuan bersenjata resmi atau atau kelaskaran yang diakui oleh pemerintah pada masa perjuangan.

"Kemudian ada tentara namanya TKR, yaitu berjuang melawan tentara asing atau negara lain seperti Belanda, Jepang dan Inggris. Kalau yang tadi (veteran pejuan berjuang) antara tahun 1945-1949 itu namanya veteran pejuang," tambah (Purn) H. Hidayat Kusumanegara.

Termasuk di dalamnya anggota satuan yang bertugas di bidang Palang Merah Indonesia (PMI) atau tenaga kesehatan yang melaksanakan fungsi kesehatan lapangan. Selain itu termasuk juga dapur umum atau juru masak, persenjataan, dan amunisi yang melaksanakan fungsi perbekalan, caraka, kurir atau penghubung yang melaksanakan fungsi komunikasi.

Veteran Pembela Kemerdekaan Republik Indonesia
Setelah kita merdeka ada pejuang berikutnya yang bernama Veteran Pembela, definisinya sama seperti Veteran Pejuang. Namun waktu dan tempatnya berbeda dan terdiri dari tiga bagian."Cuma tempat dan waktunya yang lain. Veteran Pembela itu terdiri dari tiga bagian: Pembela Trikora, Pembela Dwikora, Pembela Seroja. Jadi ada tiga jenis," ucapnya.

Baca Ini Juga Yuk: Cerita Darno, Veteran yang Bergerilya Masuk Timor Leste

"Siapa itu namanya Veteran Trikora, itu yang berjuang melawan Belanda di Irian Barat tahun 1961-1963 disebutnya Veteran Trikora, lawannya Belanda di Irian. Berikutnya Veteran Dwikora, yaitu yang berjuang lawan Inggris dan Malaysia di Kalimantan utara tahun 1963-1966. Berikutnya Veteran Seroja, tahun 1975-1976 itu lawannya Portugis," ujar pria berusia 78 tahun ini.

Veteran Perdamaian Republik Indonesia
Veteran Perdamaian Republik Indonesia adalah warga negara Indonesia yang berperan secara aktif dalam pasukan internasional di bawah mandat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Dalam rangka melaksanakan misi perdamaian dunia, yang telah ditetapkan sebagai penerima Tanda Kehormatan Veteran Republik Indonesia.

"Veteran Perdamaian itu tentara kita bersama dengan yang bukan tentara ditugaskan ke luar negeri sebagai tentara PBB sampai sekarang. Walaupun masuk sebagai Tentara PBB, juga menjadi Veteran Perdamaian. Kebanyakan masih aktif belum pensiun. Ada yang sudah pensiun, ada yang masih aktif. Kriterianya itu saja yang dikirim jadi Tentara PBB," papar Kolonel (Purn) H. Hidayat Kusumanegara.

Veteran Anumerta Republik Indonesia
Veteran Anumerta Pejuang Kemerdekaan Republik Indonesia adalah warga negara Indonesia yang gugur dalam masa revolusi fisik antara tanggal 17 Agustus 1945 sampai dengan tanggal 27 Desember 1949. Mereka berperan secara aktif berjuang untuk mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia di dalam kesatuan bersenjata resmi dan/atau kelaskaran yang diakui oleh pemerintah pada masa perjuangan.

"Satu lagi terakhir Veteran Anumerta. Veteran Anumerta itu gugur di peristiwa perjuangan baik perjuangan 1945-1949 Trikora, Dwikora, Seroja. Jadi mereka yang berjuang dan gugur pada saat itu," tutupnya.

Foto: Djuli Pamungkas/BeritaBaik.id


Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler