Saat Ceritakan Masa Lalunya, Inilah yang Dirasakan Veteran

Bandung - Apa yang ada di benak TemanBaik jika berbincang dengan veteran? Mungkin mayoritas akan membayangkan, tanpa ditanya, sang veteran bakal bicara panjang lebar soal heroiknya kisah mereka di masa lalu. Tapi, pernah membayangkan enggak bagaimana perasaan mereka jika bercerita soal kisah perjuangannya? Ternyata bukan hal menyenangkan loh bagi mereka.

Saat bercerita seputar kisah perjuangannya, mayoritas veteran pasti kembali terbayang segala kisah kelam dan kekejaman di masa lalu. Apalagi, mereka pernah bergulat dalam peperangan dengan berbagai peran dan tugasnya saat itu.

Wakil Ketua Umum DPD LVRI Jawa Barat Kolonel (Purn) H. Hidayat Kusumanegara contohnya, ia mengaku memiliki banyak kenangan buruk yang pahit. Ia menjadi saksi dari teman-teman seperjuangannya yang tertembak, dibacok, hingga meregang nyawa di medan perang.

Ia cukup lama aktif sebagai anggota TNI dalam kurun 1967-1997. Ia sudah pernah ditugaskan di berbagai daerah di Indonesia. Yang akan dikenangnya adalah pengalaman berperan di Kalimantan Barat menumpas penyebar paham komunisme pada 1967 dan Timor Timur pada 1975 melawan pasukan Fretilin.

"Ada teman saya yang pas kena sergap (musuh) kepalanya sampai terbelah, keluar isi kepalanya. Ada juga yang kena sampai keluar isi perutnya. Itu mengerikan," kata Hidayat kepada BeritaBaik.id.

Hal semacam itu jelas bukan hal manis untuk diingat Hidayat dan para veteran lainnya. Bahkan, jika boleh memilih, cerita itu sebaiknya ditutup rapat-rapat.

Baca Ini Juga Yuk: Mengenal 4 Jenis Veteran yang Terdapat di Indonesia

Tapi, apa boleh buat, sebagai veteran ia punya tanggung jawab besar. Ia selalu terbuka jika ditanya soal kisah perjuangannya bersama rekan-rekan veteran di masa lalu. Bukan untuk menyombongkan diri, melainkan bertujuan memberi gambaran pada generasi muda.

Meski dalam hatinya sebenarnya tak suka, cerita masa lalu tetap perlu disampaikan. Perlu perjuangan besar untuk menegakkan NKRI, itu yang ada dalam benak veteran. Berbagai cerita yang diberikan pun diharapkan menjadi pemantik semangat bagi generasi muda untuk membangun bangsa.

"Justru harus saya ceritakan. Mereka harus tahu bagaimana perjuangan dan pengorbanan orang-orang zaman dulu," jelas Hidayat.

Sementara jika sesama veteran berkumpul, apa ya yang dibicarakan mereka? Ternyata kisah perjuangan mereka jarang jadi pembahasan loh.

"Jarang ngobrol (perjuangan) masa lalu. Yang diobrolin, yang dihadapi sekarang ini sakit apa. Sekarang yang diobrolin itu penyakit (yang diidap)," kelakar Hidayat.

Tapi, diakuinya memang sesekali ada saja obrolan seputar pengalaman perjuangan zaman dulu. Itu biasanya terjadi jika ada satu orang yang 'memancing' obrolan. Setelah itu, masing-masing veteran yang berkumpul akan saling menyambung cerita.


Foto: Djuli Pamungkas/BeritaBaik.id

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler