'Summer Festival 2.0', Acara Seru Ramah Lingkungan di Bali

Greenpeace Indonesia bakal menggelar Summer Festival 2.0. Festival yang digelar dengan menggunakan energi terbarukan sepenuhnya ini akan dimulai Jumat (23/08/2019) hingga Minggu (25/08/2019) di Desa Celukan Bawang, Bali.

Satrio Swandiko, Juru Kampanye Iklim dan Energi Greenpeace Indonesia dalam konferensi pers, Rabu (21/8/2019) di Kubu Kopi, Denpasar menyampaikan festival ini digelar untuk memperkenalkan sumber energi terbarukan yang lebih ramah lingkungan, yaitu solar energy atau listrik dari tenaga surya. 

"Bali memiliki potensi energi surya yang besar. Energi ini ada di mana saja dan gampang diperoleh. Bahkan masyarakat pun bisa berkontribusi," ujar Satrio. Ia menambahkan Summer Festival 2.0 bakal menggunakan listrik yang sepenuhnya akan menggunakan solar panel sebagai sumber listrik selama festival berlangsung.

"Harapannya masyarakat lain ikut tersadar dan memiliki semangat yang sama untuk beralih ke energi terbarukan," tambah Satrio. 

Festival ini akan digelar dengan serangkaian acara. Mulai dari workshop, food festival, hingga pertunjukan musik. Pertunjukan musik bakal melibatkan 18 band dan musisi.

Tak hanya itu, dalam festival ini juga akan diliris Album Senandung Energi Bumi, album kompilasi 13 lagu garapan 13 musisi. Musisi yang mengisi album tersebut antara lain Navicula dan Zat Kimia.

TemanBaik yang ingin datang ke Summer Festival tidak perlu membeli tiket. Hanya perlu daftar melalu platform online yang disediakan dan membawa sesuatu untuk didonasikan. 

"Donasinya tidak perlu yang 'wah', cukup yang sederhana seperti buku cerita anak atau bibit tanaman, tapi memiliki dampak yang positif," ucap Satrio.

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler