Mengenal eSport dan Perkembangannya di Indonesia

Buat TemanBaik yang hobi main game, kamu bisa loh menjadikan hobimu ini sebagai pekerjaan. Seperti kehadiran olahraga baru bernama eSport. Kamu sudah tahu belum apa sih eSport itu? Yuk kita mengenal awal mula dan perkembangan eSport di Indonesia.

Dalam jurnal berjudul 'What is eSport and why do people watch it', Juho Hamari mengatakan kalau eSport termasuk dalam bentuk olahraga yang menggunakan fasilitas elektronik. Di mana para pemain dan timnya terhubung melalui antarmuka komputer dalam kegiatan eSport.

eSport adalah sebuah kompetisi game yang hadir sejak tahun 1972. Pada tahun 1990-an, saat teknologi internet ramai di Amerika Serikat, kompetisi game pun turut berkembang menjadi kompetisi online. eSport hadir beriringan dengan perkembangan software dan hardware yang mendukung konsep multiplayer. Dengan memanfaatkan koneksi lokal atau dikenal dengan sebutan Local Area Network (LAN).

Bersama dengan organisasi yang memiliki visi untuk membuat kompetisi game, maka hadirlah sebuah industri eSport. Di tahun 2000-an, perkembangan eSport semakin pesat, terutama di Eropa, AS dan Korea Selatan. Kini, salah satu kompetisi game yang sering dipertandingkan salah satunya adalah kompetisi Dota 2 dengan hadiah yang enggak kalah menarik dengan olahraga offline. Lewat kompetisi ini, para pemenang bisa meraih uang hingga miliaran rupiah.

Enggak mengherankan kalau saat ini bermacam-macam game seakan tak mau kalah ingin turut terjun menjadi bagian dari budaya eSport. Meski para atletnya bukan atlet sesungguhnya, namun turnamen ini selalu dirancang sangat professional, sehingga terlihat seperti olahraga sungguhan.

Indonesia juga memiliki capaian yang cukup membanggakan di dunia eSport. Beberapa waktu lalu, tim Bigetron eSport membawa nama Indonesia ke Turnamen Internasional PUBG Mobile Club Open (PMCO) 2019 di Berlin.

Bigetron berhasil menduduki peringkat kedua di grand final, PMCO Southeast Asia di ICE BSD, Tengerang. Tim ini selama tiga hari bertanding menghadapi tim-tim dari seluruh penjuru dunia untuk memperebutkan piala PMCO di Berlin.

Hal ini menjadi kesuksesan kedua Bigetron Esports setelah sebelumnya sempat membawa nama Indonesia di PMSC Dubai 2018. Bigetron kali ini mengharumkan nama Indonesia sebagai negara ketiga terkuat di turnamen PUBG Mobile serta meraih posisi kelima untuk hasil keseluruhan turnamen.

Melalui lama kemenpora.go.id, Kementerian Olahraga (Kemenpora) dan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) juga mendukung ekosistem eSport di Indonesia. Mereka juga punya kesamaan pandangan bahwa industri e-sport di Indonesia harus berkembang dan menjadi yang terbaik. Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi juga ingin memasukkan eSport ke dalam kurikulum formal sekolah.

Berkat usaha para eSport di Indonesia, kini eSport banyak dipertontonkan di tanah air. Lewat laman bekraf.go.id, Bekraf berkolaborasi dengan Kantor Staf Presiden, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Kementerian Komunikasi dan Informatika, serta Indonesia Esports Premier League (IESPL) beberapa bulan lalu membuat ajang Piala Presiden E-Sport 2019.

Foto: kemenpora.go.id

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler