Libatkan 13 Daerah, BNPB Gelar Pameran Kopi dan Coklat di Bandung

Bandung - TemanBaik belum ada agenda weekend ini? Yuk jalan-jalan ke Graha Manggala Siliwangi Bandung. Untuk menumbuhkan kembali semangat para petani di daerah terdampak bencana alam, BNPB menghadirkan Festival Kopi dan Coklat 2019.

Kali ini, BNPB mengajak petani kopi dan coklat yang berasal 13 daerah yang beberapa waktu lalu kehilangan mata pencahariannya karena musibah. 

Kopi yang dihadirkan antara lain berasal dari Lingkar Gunung Sinabung Kabupaten Karo, Kepulauan Meranti, Garut, Sumedang, Banjarnegara, Kintamani, Lombok Timur dan masih banyak lagi.

"Tugas kita tak sebatas mengevakuasi dan menolong mereka saat terjadi bencana. Selanjutnya BNPB berkomitmen melakukan rehabilitasi dan rekonstruksi ekonomi masyarakat, setelah diterpa bencana," ujar Kasubdit Pemulihan dan Peningkatan Ekonomi BNPB Makbul kepada BeritaBaik belum lama ini di Bandung.


Tidak hanya kopi saja yang dihadirkan, ada juga produk lainnya berupa makanan ringan dari berbagai daerah. Seperti olahan tepung Mocaf dari Sumedang, olahan coklat dari Lombok Nusa Tenggara Barat (Gempabumi), Teh Kayu Sepang dari Sumbawa Nusa Tenggara Barat (Banjir dan Gempabumi), dan kerajinan kulit kayu dan noken dari Sentani Jayapura-Papua (Bencana Banjir Bandang Cycloop dan Banjir Sentani).

"Tujuan diadakannya acara ini adalah sebagai bentuk dukungan pemasaran bagi kelompok-kelompok usaha yang terdampak bencana," jelas Makbul. 

Setelah Festival Kopi dan Coklat ini digelar di Bandung, pameran dengan tema berbeda juga akan berlangsung di Batam, Jakarta, Surabaya, dan Yogyakarta.  

"Semoga setelah mengikuti pameran ini, kelompok-kelompok usaha dari daerah pascabencana akan semakin terbuka akses pemasarannya. Sehingga perekonomian mereka pun menjadi semakin pulih," harapnya.
Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler