Eva Rahmi Jadi Disabilitas Pertama yang Berkarier Hingga Eselon 2

Jakarta - Setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk bisa lebih mengeksplor potensi yang dimilikinya, termasuk penyandang disabilitas. Sebagai wujud komitmen untuk memberi ruang kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan disabilitas, Menteri Sosial RI Agus Gumiwang Kartasasmita baru saja melantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Kementerian Sosial yang merupakan penyandang disabilitas yaitu Eva Rahmi Kasim.

"Ibu Eva kami tetapkan sebagai Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama bukan karena beliau disabilitas. Tidak ada hubungannya dengan kondisi beliau, tapi karena memang menurut Panitia Seleksi (Pansel) Lelang Jabatan beliau memiliki nilai atau scoring yang tertinggi," kata Agus yang dilansir dari laman kemensos.go.id.

Eva dilantik untuk menduduki posisi sebagai Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial, Kementerian Sosial. Eva sekaligus menjadi penyandang disabilitas pertama di Indonesia menduduki jabatan eselon 2. Sebelumnya, ia telah menjabat sebagai Fungsional Analisis Kebijakan Madya, Biro Perencanaan Kemensos.

"Saya ingin menyampaikan pesan untuk saudara-saudara kita penyandang disabilitas, tidak ada limit atau batasan bagi mereka untuk mengabdi kepada bangsa dan negara, tidak ada batasan untuk memberikan kontribusi," terangnya.

Baca Ini Juga Yuk: ASN di Jateng Wajib Pakai Busana Adat Setiap Kamis

Agus berharap hal ini bisa menginspirasi para ASN penyandang disabilitas di seluruh tanah air untuk tetap memiliki mimpi bisa menempati jabatan atau posisi tertentu. "Contohnya Ibu Eva yang meraih nilai terbaik berdasarkan hasil seleksi terbuka dan terbukti kompeten di bidang yang beliau tekuni," tegasnya.

Sementara itu, Eva sendiri mengaku senang sekaligus bersyukur atas amanah dan kepercayaan yang diberikan kepadanya ini.

"Saya bersyukur sekali karena bisa mempunyai kesempatan yang sama untuk bisa mengaktualisasi diri lagi dalam bekerja ke depannya. Ini menunjukkan bahwa kita semua setara. Penyandang disabilitas juga memiliki kesempatan yang sama untuk menempati jabatan berdasarkan kemampuan dan kompetensinya masing-masing," papar lulusan Ilmu Disabilitas, Deakin University, Melbourne, Australia itu.

Eva Rahmi Kasim sendiri telah mendapatkan penghargaan Lencana Karya Satya dari Presiden RI pada tahun 2019 atas pengabdiannya selama 20 tahun sebagai ASN. Selain itu, ia juga pernah menerima Australian Alumni Award dari Pemerintah Australia untuk kategori Tokoh Inspirasional.


Foto: kemensos.go.id


Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler