Lestarikan Budaya, 3 Mahasiswa UNY Kenalkan Wayang Lewat Webtoon

Yogyakarta - Di era serba modern seperti saat ini, rasanya banyak budaya asli Indonesia yang perlahan pudar, salah satunya adalah wayang. Berlatar belakang dari permasalahan tersebut, sekelompok mahasiswa UNY berinisiatif membuat sebuah inovasi melalui Webtoon, sebuah portal komik digital untuk membantu melestarikan wayang agar tetap dikenal oleh anak-anak muda masa kini.

Muarifah (Pendidikan Sejarah 2016), Nuri Saptaningtyas (Pendidikan Sejarah 2016) dan Shaff Gofar Malik (Pendidikan Seni Rupa 2017) kemudian menciptakan 'Webway' yang merupakan akronim dari 'Webtoon Wayang'.

"Webway kami ambil karena adanya kegelisahan kami terhadap pelestarian wayang yang tidak begitu digemari oleh generasi muda, seperti tidak dimengertinya bahasa, pertunjukan yang terlalu malam, dan sebagainya," tutur Muarifah dalam web resmi UNY.

Selanjutnya, Muarifah menjelaskan kalau wayang sangat penting untuk dikenalkan kepada anak muda, sebab di dalamnya terdapat nilai-nilai luhur yang dapat diterapkan dalam kehidupan. "Dengan sentuhan teknologi, melalui Webtoon, wayang akan lebih mudah dipahami oleh remaja," imbuhnya.

Baca Ini Juga Yuk: Ini 4 Produk Teknologi Keren Karya Anak Bangsa

Saat ditanya mengenai proses kreatif pembuatan 'Webway', Muarifah menjelaskan bahwa ia dan kawan-kawan mengkolaborasikan kebudayaan lokal dengan alat modern. "Kami menggunakan gawai dalam penyaluran nilai-nilai luhur dari komik digital wayang. Selain itu, kami mencampur cerita wayang yang kami angkat dengan tambahan cerita modern versi kami tentu tanpa menghilangkan pakem yang ada di wayang," sambungnya.

Dalam proses penggarapannya, mereka berbagi tugas. Nuri Saptaningtyas bertugas sebagai penanggungjawab administrasi perizinan dan perancangan naskah media 'Webway'. Mu'arifah bertugas sebagai penanggungjawab keperluan metode penelitian, seperti pembuatan kendali wawancara, observasi, instrumen, dan lain lain. Sedangkan Shaff Gofar Malik bertugas sebagai penanggung jawab pembuatan media 'Webway'.

'Webway' telah teruji efektif untuk mengenalkan wayang kepada anak muda. "Pengujian Webway telah dilakukan secara terbatas di SMA Negeri 6 Yogyakarta. Pengujian tersebut dilakukan pada 17 Juli 2019 bersama 7 peserta didik. Hasilnya terjadi peningkatan pemahaman nilai luhur wayang yang dapat diambil oleh peserta didik," ungkap Muarifah. Dalam pengujian ini, metode yang digunakan adalah kuantitatif eksperimen dengan before-after (O1 X O2).


Foto: uny.ac.id

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler