Ciptakan Wirausaha Baru, Ini 3 Misi yang Siap Digagas Ma'ruf Amin

Bandung - Milenial cuma jadi pekerja? Zaman sekarang sih sudah enggak musim lagi loh, TemanBaik. Termasuk buat kamu yang lulusan pesantren, jadi wirausaha mungkin menjadi pilihan paling ciamik.

Seperti yang diungkapkan Wakil Presiden (Wapres) RI terpilih 2019-2024, Prof KH Ma’ruf Amin, kalau basis desa dan pesantren di Indonesia wajib melahirkan santripreneur atau pebisnis yang berkiblat keislaman alias syariah. Enggak sebatas menjadi karyawan, TemanBaik juga harus mampu menciptakan lapangan kerja lewat berbagai potensi yang dimiliki.

Kita intip yuk TemanBaik, kira-kira apa saja saran dan inovasi yang bakal dipersiapkannya.

1. Kembangkan Gusiwan

Saat Silaturahmi dengan 1.200 ulama di Hotel Horison Bandung akhir pekan lalu, Ma'ruf Amin mengutarakan niatnya untuk mengembangkan program baru nih. Namanya santri bagus pintar ngaji usahawan atau disingkat Gusiwan. Ke depan, Gusiwan akan dicetak melalui training-training vokasi di setiap pesantren terpilih.

Ma'ruf Amin juga mengapresiasi langkah Pemprov Jawa Barat nih yang sudah banyak membidani lahirnya wirausaha di pesantren. Salain itu, wirausaha muda juga terlahir dari SMK, perguruan tinggi hingga komunitas santripreneur.

2. Dukung Program One Pesantren One Produk

Ma'ruf Amin mengungkapkan nih TemanBaik, kalau program One Pesantren One Produk yang dibuat Ridwan Kamil jadi stimulasi positif untuk mengembangkan potensi wirausaha di kalangan pesantren.


Ia berharap, konsep ini juga bisa diadopsi berbagai pesantren dan komunitas santripreneur di Indonesia. Melalui basis gerakan One Pesantren On Product, ia berharap bisa dikembangkan lagi polanya lewat program satu desa satu produk.

Dengan semangat kewirausahaan ini, Ma' ruf optimistis nih TemanBaik kalau konsep ini akan memperkuat perekonomian di tingkat desa, bahkan bisa menjadi tulang punggung ekonomi di Indonesia.

3. Fokus Membangun Desa

Punya akar di pesantren, para ulama dan santri di Indonesia juga harus punya misi memgembangkan desa loh, TemanBaik. Menurutnya sih program ini enggak terbatas santri atau pesantren ya.

Saat ini, Ma'ruf punya mimpi besar umtuk melakukan akselerasi kemajuan perekonomian di Indonesia melalui pembangunan di desa. Ia menyebutkan programnya bisa dinamakan Dewi atau desa wisata karena Indonesia punya potensi dan kekayaan alam yang besar untuk dieksplorasi.

Selain Dewi, ia juga menyebutkan potensi bisnis lain yang bisa dikembangkan adalah Dedi alias Desa Digital. Menurutnya program Dedi menjadi keharusan juga loh di tengah arus digitalisasi yang kini sudah  meluas ke pedesaan.

Ia menjelaskan, lewat digitalisasi setiap desa bisa bisa meningkatkan taraf ekonomi dan daya saingnya loh. Dengan adanya sarana digital, desa juga bisa lebih maksimal mengeksplor segala potensi ekonomi dan daya tarik wisatanya secara global.

Foto: Dini Yustiani/beritabaik.id

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler