Gabung Diskusi Cerdas di Bandung Readers Festival 2019

Bandung - TemanBaik, kegiatan Bandung Readers Festival 2019 sudah resmi dibuka nih sejak Rabu (4/9/2019). Kegiatan ini digelar di beberapa tempat di Kota Bandung pada 4-8 September 2019. Apa aja ya keseruannya?

Sajian utama dari Bandung Readers Festival adalah banyaknya diskusi yang membahas berbagai hal. Dari diskusi-diskusi ini, kamu akan diajak untuk memahami pentingnya membaca dan menjadi pembaca yang cerdas. Melalui diskusi, kamu akan menemukan banyak cara pandang untuk mencerna bacaan. Jadi, pemahaman kamu bakal lebih luas lagi.

Total, ada 44 narasumber dan moderator yang siap memberi 'pencerahan' bagi peserta. Beberapa tema yang akan di bahas di antaranya melacak jejak perempuan dalam sastra, hak baca bagi difabel, membaca kritis, dinamika ngeblog, hingga pembahasan soal tradisi.

"Kita tahu, jika pisau terus digunakan, ia akan tumpul. Itu berbeda dengan otak. Jika otak terus digunakan atau diasah, ia akan semakin tajam. Membaca menjadi salah satu kegiatan mempertajam otak. Membaca dapat membentuk nalar kita," kata Guru Besar Fakultas Filsafat Univesitas Parahyangan Prof. Bambang Sugiharto dalam pembukaan Bandung Readers Festival 2019 di Institut Francais Bandung, Rabu (4/9/2019).

Baca Ini Juga Yuk: Ini Dia Jadwal Diskusi di Bandung Readers Festival 2019

Bandung Readers Festival sendiri menjadi ajang bagi orang yang gemar membaca. Siapapun kamu bisa hadir dalam kegiatan ini. Kegiatan ini juga hadir untuk menjadi wadah terus menggaungkan literasi di tengah masyarakat yang sudah diserang teknologi.

"Bandung Readers Festival tidak muncul untuk memberikan jawaban atas dekadensi yang dipertontonkan pihak-pihak tertentu. Bandung Readers Festival hadir untuk kita berkumpul dan bertemu, berdiskusi melatih otot-otot nalar dan menunjukkan bahwa ada banyak pihak yang giat melakukan pemajuan kualitas masyarakat melalui literasi, bukan dengan jargon-jargon kosong," tutur Koordinator Bandung Readers Festival Galuh Pangestri.

Menariknya, kegiatan ini 80 persen melibatkan warga Bandung dan sekitarnya. Bahkan, 70 persen di antaranya merupakan kaum perempuan. Tema umum yang diangkat dari kegiatan ini adalah 'To Read or Not To Read'. Harapannya, kegiatan ini dapat merangkul banyak komunitas dan bisa saling menghubungkan satu sama lain.

Pada hari pertama Bandung Readers Festival yang digelar di IFI, ada dua sesi yang menghadirkan tiga pembicara. Penulis Dea Anugrah dan Sabda Armandio Alig mengisi diskusi tentang proses menulis dan membaca.

Diskusi berikutnya adalah 'Quote No More' yang menghadirkan sastrawan Theoresia Rumthe. Diskusi ini membahas bagaimana seseorang bisa hidup penuh percaya diri bukan hanya berdasarkan dari kutipan orang lain.

TemanBaik tertarik untuk hadir di Bandung Readers Festival? Tenang, masih ada waktu kok sampai 8 September nanti. Tapi, karena lokasi kegiatan ada di beberapa tempat, kamu cek deh informasi lengkap kegiatannya di akun Instagram @bdgreadersfest dan laman www.bandungreaders.com. Semua kegiatan di Bandung Readers Festival ini gratis!


Foto: pembukaan Bandung Readers Festival 2019 (dokumentasi panitia)



Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler