Keren! Urban Farming di Bandung Kini Makin Bergeliat

Bandung - TemanBaik sudah tahu kan jika urban farming jadi tren baru di beberapa daerah di Indonesia, terutama di perkotaan? Tren urban farming ini juga merambah Kota Bandung sejak beberapa tahun lalu. Geliatnya mulai terasa sejak 2014.

Hanya dengan memanfaatkan lahan sempit, siapapun bisa berkebun beragam jenis sayuran. Hasilnya pun bisa dinikmati sendiri. Lumayan kan, lahan sempit termanfaatkan, hasilnya dirasakan bisa dirasakan.

Di awal-awal digulirkannya program urban farming oleh Pemkot Bandung, enggak banyak loh yang tertarik. Bahkan, jumlah kelompok urban farming yang terbentuk di beberapa daerah di Kota Bandung hanya ada sekitar 20-an saja. Tapi, sekarang jumlahnya jauh melesat.

"Sampai sekarang sudah ada sekitar 150 kelompok urban farming, itu yang formal (terdata). Belum lagi ada yang personal dan instansi," ujar Kepala Dinas Pangan dan Tanaman (Dispangtan) Kota Bandung Gingin Ginanjar.

Hasil dari urban farming di Kota Bandung sejauh ini dirasa cukup positif. Setidaknya, 5-6 persen kebutuhan pangan warga Kota Bandung bisa terpenuhi dari urban farming.

Karena dirasa bermanfaat, tren urban farming semakin meningkat hingga kini. Bahkan, banyak yang datang ke Kantor Dispangtan untuk meminta pelatihan urban farming hingga bibit tanaman gratis.

Tapi, karena terbatasnya anggaran, termasuk petugas untuk memberi pelatihan, tak semua permintaan itu dipenuhi. Dispangtan lebih selektif dan memilih melayani mereka yang sudah membentuk kelompok.

Dari tren urban farming di Kota Bandung, ternyata ada salah satu yang jadi percontohan. Bukan hanya di Kota Bandung, lokasi urban farming itu jadi percontohan untuk daerah lain.

"Banyak kelompok urban farming yang sudah berhasil. Salah satu contohnya di RW 04 Kelurahan Pajajaran," ungkap Gingin.

Di sini, masyarakatnya menanam di atas area sungai. Area bagian atas sungai disulap sedemikian rupa sehingga terdapat media tanam. Bahkan, kelompok urban farming di sini menurutnya kini sedang mengembangkan varietas cabai baru.

Karena keberhasilannya, banyak warga dari luar Kota Bandung yang datang ke lokasi untuk belajar mengelola urban farming. Sehingga, secara tidak langsung Kota Bandung turut menularkan tren dan ilmu urban farming ke daerah lain.


Foto dokumentasi BeritaBaik/Djuli Pamungkas
Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler