Tumbuhkan Kreator Telematika, Kemenperin Gelar Increfest 2019

Bandung - Untuk menumbuhkan kreativitas anak muda Indonesia di bidang animasi, software dan games, Direktorat lndustri Elektronika dan Telematika Kementerian Perindustrian bikin event keren bertajuk Industry Creative Festival (Increfest) 2019.

Apa itu Increfest? Ajang ini sih bentuknya kompetisi startup di bidang elektronika dan telematika yang fokus mencari bakat terbaik di tiga kategori yang saat ini lagi tren. Untuk menumbuhkan geliat para talenta muda, Kemenperin juga menantang perusahaan rintisan atau group di bidang animasi, games dan software ini yang baru membangun startup-nya selama tiga tahun.

Kasubdit Industri Elektronika Kemenperin, Agus Kurniawan mengatakan, potensi pasar animasi, games dan software semakin moncer dari tahun ke tahun. Sayangnya nih TemanBaik, penguasaan pelaku lokal di tiga industri ini masih belum mendominasi pasar.

"Penguasaan industri animasi, games dan software memang masih rendah. Tapi anak muda Indonesia punya potensi kuat untuk berkembang di ketiga bidang ini. Makanya kita turut dongkrak lewat kompetisi Increfest," ujar Agus di sela pembukaan Increfest 2019 di Harris Hotel Bandung, Jumat (13/9/2019).

Baca Ini Juga Yuk: Kemenperin Ajak Industri Kecil Menengah Daftar Startup 4 Industry

Sesuai visi Making Indonesia 4.0, Kemenperin juga bakal terus menumbuh kembangkan perusahaan pemula (Startup Company) di bidang telematika industri bidang animasi. Enggak cuma jadi kebanggaan loh TemanBaik, kamu yang punya passion di bidang ini juga harus mengambil peluang ini sebagai sumber penghasilan yang menjanjikan.

"Kita lihat ya, setelah kompetisi ini seperti apa bakat-bakat mereka. Ke depan pengembangan ini enggak akan kami hadirkan di Jakarta dan Bandung, tapi kita juga buat inkubasi pada industri virtual ini di daerah lain seperti di Jawa Timur, Bali dan Indonesia Timur," katanya.

Lebih lanjut Agus bercerita, Kemenperin lagi gencar banget nih mengajak para milenial untuk menyambut tantangan di eta industri.4.0 ini lewat berbagai kompetisi dan pelatihan.

Menurutnya, para pengembang bidang telematika khususnya bidang industri animasi dan para penerbit untuk lebih konsisten dan percaya diri menumbuhkan industri animasi ini secara mandiri.

"Sesuai tema, Kemandirian Startup Indonesia dalam menyongsong Revolusi Industri 4.0, kita menantang mereka untuk bergerak nyata dan menunjukan kemanpuannya. Sejauh ini di dunia animasi, Indonesia sudah punya produk terbaik seperti Adit Sopo Jarwo. Tapi kita belum bisa sesukses Upin dan Upin, karenanya upaya ini harus terus didorong," pungkasnya.


Foto: Dini Yustiani/beritabaik.id


Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler