Nelayan Bisa Gunakan Aplikasi Ini untuk Permudah Menangkap Ikan

Bandung - Menangkap ikan di laut tampaknya akan menjadi kegiatan yang lebih menyenangkan lagi bagi nelayan, sebab nantinya mereka bisa memanfaatkan kemudahan teknologi dengan adanya aplikasi Fish On yang tidak lama lagi akan diluncurkan oleh Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman.

Bekerja sama dengan PT Daya Gagas Indonesia, aplikasi Fish On bakal diberikan secara gratis kepada para nelayan yang memiliki kapal di bawah 10 gross ton. Bagusnya nih TemanBaik, aplikasi yang satu ini memiliki fitur ampuh berupa Fish Finder yang bisa tersambung langsung dengan satelit ocenographic.

"Melalui fitur itu, nelayan bisa langsung tahu tempat berkumpulnya ikan. Sehingga akan lebih efektif dan hemat BBM dalam mendapatkan ikan," ujar Nur Ihsan, Supporting Marketing dan Komunikasi PT Daya Gagas Indonesia.

Tak hanya itu saja, aplikasi Fish On juga punya fitur lainnya yakni lelang ikan online, dimana fitur itu memungkinkan hasil tangkapan ikan dari para nelayan untuk mendapatkan pembeli dari seluruh Indonesia bahkan dunia.

“Nantinya, nelayan di satu desa yang baru mampu menyewa kapal atau memiliki kapal di bawah 10 gross ton, rencananya diberikan HP gratis yang sudah ter-install aplikasi,” terang Ihsan.

Baca Ini Juga Yuk: 3 Mahasiswi Unpad Jadi Juara Lomba Identifikasi Kupu-kupu

Ia menjelaskan jika di aplikasi tersebut juga terdapat fitur e-money yang sudah berisikan modal melaut sebesar Rp 1 juta. Uangnya sendiri dapat dicairkan melalui gerai fish mart, yang nantinya dapat dikelola oleh BUMDes.

“Jadi tiap desa yang punya BUMDes, membuka usaha namanya fish martFish mart itu akan di-support barang-barang transmart dengan harga yang lebih murah dari minimarket," bebernya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Taj Yasin mengaku antusias  dengan adanya program tersebut. Pihaknya malah menginginkan program tersebut diterapkan di beberapa daerah di Jawa Tengah, yang sebagian besar warganya berprofesi sebagai nelayan kecil.

"Keberhasilannya nanti bisa dijadikan contoh untuk kampung nelayan lain. Untuk keperluan tersebut Pemprov akan membantu data, daerah-daerah mana saja yang bisa diterapkan penggunaan aplikasi tersebut," ungkapnya.

Lebih lanjut, Taj Yasin juga meminta agar launching bisa dilaksanakan di desa penerima program. Tujuannya untuk memudahkan sosialisasi, sebab bukan tidak mungkin akan menjadi perbincangan antarwarga.

Foto: Humas Jateng/jatengprov.go.id

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler