Gabung Sekolah Relawan Buat Bantu Korban Bencana Kabut Asap Yuk!

Sekolah Relawan, sebuah lembaga sosial kemanusiaan mengajak berbagai belah pihak dari beragam latar belakang untuk turut berpartisipasi melawan asap. Seperti diketahui, wilayah Sumatra dan Kalimantan kini tengah dilanda bencana kabut asap akibat kebakaran hutan.

Siapa saja bisa jadi volunteer, sebab memang dibutuhkan tangan-tangan yang mau membantu dan peduli untuk menangani masalah yang satu ini.

Salah satu yang terlibat menjadi volunteer adalah Intan Syafrini Fazrianti. Sebelumnya Intan pernah ikut kegiatan volunteer serupa saat peristiwa kabut asap di Kalimantan pada tahun 2015 lalu. Kala itu, Intan adalah satu-satunya relawan perempuan yang terjun ke lapangan bersama Sekolah Relawan.

"Pertama kali terjun sebagai volunteer rasanya seru, karena bisa ada ada situasi dan lingkungan yang baru. Jadi sesuatu yang menantang sih," kata Intan saat dihubungi BeritaBaik.

Intan sendiri akan berangkat ke Kalimantan pada tanggal 21 September mendatang. Ia bakal menyusul teman-teman dari Sekolah Relawan lainnya yang sudah ada di sana selama seminggu ke belakang.

"Yang benar-benar dibutuhkan di sana saat ini adalah masker N95, tapi kalau ada yang lebih baik dari itu ya lebih bagus. Yang kedua oxycan, karena menurut data terakhir yang aku dapatkan, sudah ada 2000 penderita ISPA yang masuk rumah sakit di Kalimantan Tengah. Belum lagi data dari Kalimantan Barat dan Sumatra," jelasnya mengenai yang dibutuhkan di sana.

Selain masker dan oxycan, masyarakat di sana juga membutuhkan hal lainnya nih, TemanBaik. Seperti selang air, genset, nozzle serta beberapa perintilan lainnya untuk memadamkan api.

"Kita juga butuh alat perlindungan dasar (APD) untuk para relawan. APD itu nantinya digunakan untuk relawan yang masuk ke medan bencana. Kami dari Sekolah Relawan juga fokus untuk membeli peralatan itu," beber perempuan kelahiran Bogor itu.

Sebagai relawan, Intan menyayangkan karena masih ada saja orang-orang yang tidak begitu peduli dan menganggap kejadian di Kalimantan dan sekitarnya adalah hal yang biasa saja. Padahal keadaan di sana sudah benar-benar parah.

"Kami butuh banget teman-teman di luar sana yang mau jadi relawan dan mau bergerak di bagian funding dan sharing informasi. Makanya kami menjalin kolaborasi dengan banyak influencer," papar perempuan berusia 23 tahun ini.

Dengan adanya campaign yang masif dilakukan olehnya dan banyak teman-teman lainnya dari berbagai kalangan, Intan berharap masyarakat seluruh Indonesia bisa aware dengan kejadian kabut asap di Kalimantan ini.

"Kejadian kebakaran Karhutla sekarang ini lumayan parah juga, sama parahnya dengan saat 2015. Kami berharap tahun ini bisa membangun sumur air lagi di sana," terangnya.

Buat TemanBaik yang juga ingin membantu dan terlibat sebagai volunteer seperti yang lainnya, caranya gampang kok, kamu hanya perlu menghubungi kontak Sekolah Relawan melalui DM Instagram @sekolahrelawan. Bisa juga langsung menghubungi kontak Sekolah Relawan di nomor 081311097711. Selanjutnya pihak Sekolah Relawan akan memberikan informasi lebih lanjut kepada kamu. Yuk tunjukkan kepedulian kamu, TemanBaik!

Foto: Dok. Sekolah Relawan/sekolahrelawan.com


Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler