Ini Alasan Kenapa Jangan Melarang Anak Berpendapat

Bandung - Bagi TemanBaik yang sudah memiliki anak, ada pelajaran penting nih. Jangan pernah melarang anak mengungkap pendapatnya dalam sesuatu hal ya! Yuk, simak ulasannya.

Ketika anak mengungkap pendapat atau mengkritisi tentang sesuatu, mungkin para orang tua akan mengatakan 'ah, kamu masih kecil', 'ah, kamu belum ngerti apa-apa', atau sederet kalimat lain yang seolah menggambarkan sang anak tak perlu berpendapat.

"Yang banyak dilupakan oleh orang tua itu adalah hak anak dalam berpartisiasi mengeluarkan aspirasi atau pendapatnya," ujar Kabid Perlindungan dan Pemenuhan Hak Anak DP3APM Kota Bandung Aniek Febriani, Rabu (18/9/2019).

Jika anak dilarang berpendapat, dikhawatirkan mereka akan merasa tidak dihargai. Anak juga dikhawatirkan merasa tidak berguna meski akan menyampaikan hal yang dirasa bermanfaat bagi orangtuanya.

Padahal, keleluasaan memberi anak kebebasan berpendapat akan membuat sang anak merasa dihargai. Mereka juga akan lebih dekat dengan orangtuanya.


Sehingga, anak akan lebih terbuka saat mengalami sesuatu hal. Misalnya saat menerima ancaman atau perlakuan negatif, anak bisa saja tertutup mengungkapnya pada orang tua. Sebab, sebelumnya aspirasi atau pendapat mereka sering diabaikan, tidak didengar, bahkan disepelekan orang tua.

"Mereka akan lari ke komunitas atau orang yang dirasa menghargai mereka," ungkap Aniek.

Masih mending jika orang yang dianggap menghargai sang anak adalah orang baik. Terbayang enggak jika sang anak justru nantinya dimanfaatkan atau bahkan dipengaruhi untuk melakukan tindakan negatif. Cara pendekatannya pelaku justru dengan mendengar pendapat mereka, membuatnya merasa dihargai, atau membuat anak seolah dilindungi.

Jadi, para orang tua, biarkan anak mengungkap pendapatnya ya. Jika memang pendapat atau aspirasinya salah, berilah pemahaman dan penjelasan dengan baik, tentunya dengan kalimat yang mudah dimengerti anak-anak. Jika pendapatnya benar atau bagus, apresiasilah dengan memberi pujian.


Foto: Oris Riswan Budiana/beritabaik.id

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler