Warga Bandung, Ikut Gerakan Mapag Hujan Yuk!

Bandung - TemanBaik, khususnya kamu yang tinggal atau beraktivitas di Kota Bandung, ikut kegiatan Mapag Hujan yuk! Pasti kamu mengernyitkan dahi ya mendengar istilah mapag hujan? Sebenarnya apa ya Mapag Hujan ini? Simak ulasannya yuk!

Mapag hujan sendiri berasal dari bahasa Sunda. Artinya adalah menyambut hujan atau menyambut musim hujan. Tapi, jangan salah kaprah dulu ya. Maknanya adalah melakukan persiapan untuk menghadapi dampak negatif dari musim hujan.

Yang paling awam dirasakan dari dampak negatif hujan adalah banjir. Ini jadi tujuan utama kenapa kegiatan Mapag Hujan digelar. Gerakan ini bertujuan agar saluran air bisa mengalirkan air dengan lancar saat hujan. Sebab, jika tak dibersihkan, air bisa meluap dan tentunya mengakibatkan banjir.

Melalui kegiatan Mapag Hujan, berbagai sungai, anak sungai, dan saluran air di Kota Bandung akan dibersihkan. Sedimentasi dan sampah bakal diangkut. Harapan besarnya, air bisa mengalir dengan lancar dan banjir tak membayangi warga.

Baca Ini Juga Yuk: Jarang Orang Tahu, Ini 4 Fakta Hujan Buatan

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Bandung Didi Ruswandi mengatakan Mapag Hujan akan digelar 9-31 Oktober 2019. Selama tiga pekan itu, kegiatan bersih-bersih akan dilakukan secara maraton. Sebab, mulai awal November, hujan diperkirakan akan mulai sering terjadi di Kota Bandung.

Diperkirakan akan ada lebih dari 1.800 orang yang terlibat. Selain petuga Dinas PU, ada pihak lain yang terlibat, mulai dari aparat kewilayahan, komunitas, hingga masyarakat. Ia pun mengajak warga untuk ikut serta dalam kegiatan itu dan menghubungi aparat kewilayahan, Dinas PU, atau Humas Kota Bandung.

"Kami berharap partisipasi publik dalam kegiatan ini untuk bisa mengatasi dampak dari musim hujan nanti," kata Didi dalam kegiatan Bandung Menjawab di Balai Kota Bandung, Kamis (3/10/2019).

Jadi, jangan heran deh jika pada 9-31 Oktober ini banyak kegiatan bersih-bersih sungai. Jika kamu memiliki waktu luang dan peduli, ikut turun tangan deh.

Jangan hanya mengeluh saat banjir terjadi jika kamu tak mau ikut membersihkan sungai. Apalagi jika kamu masih suka buang sampah sembarangan, terutama ke sungai, terima deh risikonya!


Foto: Oris Riswan Budiana/beritabaik.id

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler