Rumah Singgah di Bandung Kini Hadirkan Kantin Gratis

Bandung - TemanBaik, ingat enggak pada 20 Agustus 2019 lalu kita pernah mengulas tentang Rangganis alias Rumah Singgah Humanis? Tempat ini adalah tempat tinggal gratis bagi warga Jawa Barat yang sedang berobat di Bandung.

Rangganis memiliki tempat tidur yang nyaman serta berbagai fasilitas gratis lainnya seperti layanan antar-jemput ke rumah sakit. Nah, mulai hari ini, Minggu (6/10/2019), fasilitasnya kembali bertambah setelah diresmikannya Kamarang, yaitu Kantin Mesra Rangganis.

Kantin ini menyediakan makanan gratis bagi pasien, keluarga pasien, relawan, dan semua yang ada di lokasi. Kaum duafa atau siapapun juga boleh mengonsumsi makanan di sini. Tapi, jika kamu bisa membeli makanan sendiri, sebaiknya makanan itu hanya untuk mereka yang membutuhkan ya.

Ketua Jabar Bergerak Atalia Praratya mengatakan sebenarnya pemberian makanan gratis di sana sudah hadir sejak sebulan terakhir. Tapi, saat itu makanan gratis hanya tersaji setiap hari jumat, tepatnya setelah salat jumat.

"Tapi mulai hari ini akan dilaksanakan untuk umum setiap hari. Ini gratis, siapapun boleh makan di sini selama enggak mampu," ujar Atalia.

Hadirnya fasilitas kantin dengan makanan gratis itu adalah berkat donasi dari salah satu perusahaan fesyen busana muslim. Selain itu, calon-calon donatur juga sudah mengutarakan niatnya untuk memberi bantuan. Sehingga, dipastikan jumlah makanan nantinya akan bertambah lebih banyak.

"Ini untuk tahap awal disediakan 100 porsi untuk makan siang. Ke depan optimistis akan bertambah karena banyak yang mau nyumbang," ungkap Atalia.

Sejak kehadirannya, Rangganis sendiri memberi manfaat tersendiri bagi pasien rawat jalan yang harus berobat di Bandung. Mereka tak perlu lagi tidur di rumah sakit atau menyewa penginapan agar bisa berobat sesuai jadwal.

Sebab, biasanya mereka menginap di tempat seadanya karena tak punya uang. Mereka pun terpaksa pergi satu sampai dua hari dari daerah asal sebelum berobat agar tidak terlambat berobat. Mayoritas pasiennya adalah pengidap kanker yang sedang menjalani kemoterapi.

"Kalau pasien sendiri ritmenya berbeda. Kadang dalam sehari bisa sedikit, ada lima orang, 10 orang, 15 orang, 20 orang. Yang jelas mereka enggak setiap hari. Ada yang tinggal di sini dua-tiga hari sampai satu minggu," jelas Atalia.

Rangganis sendiri hadir karena banyaknya pihak yang peduli. Banyak orang yang menyumbang uang, barang, tenaga, hingga pikiran. Sehingga, tempat ini tak mengandalkan uang dari pemerintah untuk tetap beroperasi. Bantuan utama dari pemerintah adalah bangunannya. Itu pun bangunan lama yang direnovasi tanpa mengubah bentuk karena merupakan heritage.

Atalia pun berharap semakin banyak orang yang tergerak untuk membantu Rangganis agar tetap beroperasi. Sehingga, pasien yang menginap di sana tetap bisa mendapat beragam kemudahan. Bahkan, pihaknya membuka tangan lebar-lebar jika ada yang ingin berdonasi.

Jika TemanBaik ingin berdonasi, kamu bisa datang langsung deh ke Rangganis di Jalan Wastukancana, Kota Bandung. Kamu bisa menyumbang apapun yang dirasa akan sangat berguna bagi pasien, keluarga pasien, maupun relawan di sana.


Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler