Rintis Usaha, IRT di Bali Ikut Pelatihan Produksi Dupa

Ubud - Umat Hindu di Bali sudah mengenal dupa sejak dahulu. Dupa menjadi perlengkapan ketika bersembahyang. Melihat hal itu, Kaori memberikan pelatihan membuat dupa di Ubud, Bali.

12 Kelompok Ibu Rumah Tangga Desa Pesaban, Bali mengikuti pelatihan memproduksi dupa di Graha Kaori, Ubud, Bali, Rabu (9/10/2019). Pelatihan ini digelar mulai dari persiapan hingga pengemasan.

"Bukan hanya cara membuat dupa, tapi juga keseluruhan. Termasuk bagaimana cara pencatatan dan pemasaran," kata Ni Kadek Winie fasilitator pelatihan dari Kaori. Perempuan yang hampir sepuluh tahun menggeluti bisnis dupa ini mengatakan potensi produksi dupa sangat besar.

Kelompok ibu rumah tangga yang menjadi peserta pelatihan didorong lagi untuk terjun langsung dalam bidang usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lewat produksi dupa ini.

Baca Ini Juga Yuk: Bali Jajaki Pembangan PLTS Berbasis Atap

Sehari sebelumnya di kantor Desa Pesaban, Selasa (8/10/2019) lebih dahulu dilakukan paparan teori, pengenalan bahan baku dupa, hingga cara menghitung harga pokok produksi. Setiap peserta dibekali dengan buku kas, alat tulis hingga kalkulator untuk menghitung ongkos produksi hingga harga jual ke konsumen.

Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kecamatan Rendang, Ketut Karsa, menyatakan dukungan atas apa yang dilakukan warga Desa Pesaban. "Kami sangat mendukung pelatihan yang memberdayakan warga,".

Karsa yang ikut mendampingi jalannya pelatihan mengharapkan ibu rumah tangga secara mandiri dapat memproduksi dupa dan mengembangkan usaha dupa agar di masa yang akan datang bisa menjadi salah satu produk unggulan desa.


Foto: Istimewa

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler