Jabar Akan Punya Layanan Pencegahan Bunuh Diri

Bandung - Ada kabar baik nih bagi warga Jawa Barat. Sebab, Jawa Barat nantinya akan punya crisis center pencegahan bunuh diri. Lokasi crisis center ini akan hadir di Graha Atma, Jalan R.E. Martadinata, Kota Bandung.

Lewat layanan ini, warga enggak perlu lagi bingung untuk berkonsultasi. Jika sedang frustasi atau bahkan terpikir bunuh diri, menelepon ke layanan ini bisa jadi solusi.

Melalui layanan itu, akan ada orang di balik telepon yang mendengar curhatan dan memberi solusi. Harapannya, keinginan untuk bunuh diri bisa dicegah.

Staf Khusus Gubernur Jawa Barat Bidang Kesehatan Siska Gerfianti mengatakan saat ini layanan crisis center masih dipersiapkan. Dalam beberapa waktu ke depan, layanan itu diharapkan segera beroperasi.

"Karena angka bunuh diri ini naik di mana-mana. Nanti di Graha Atma kita akan punya crisis center untuk pencegahan bunuh diri. Hotline-nya akan diluncurkan dan dibuka pada 21 Oktober 2019," ujar Siska.

Baca Ini Juga Yuk: Hal-hal yang Bisa Kamu Lakukan Supaya Enggak Terpikir Bunuh Diri

Kasus bunuh diri sendiri dipandang sebagai hal krusial. Apalagi, dalam beberapa kasus terlihat pelakunya adalah generasi muda, bahkan mahasiswa. Ia berharap hal itu tak terus terjadi. Sehingga, hadirnya crisis center diharapkan jadi solusi preventif.

"(Kasus bunuh diri) ini harus jadi catatan kita semua. Saat keinginan bunuh diri menyerang, ini bencana buat kita karena calon pemimpin di masa depan hilang," jelas Siska.

Keinginan bunuh diri sendiri muncul saat seseorang merasa frustasi dan tak bisa mengatasi masalahnya. Bahkan, dalam sejumlah kasus, pelaku bunuh diri mengakhiri hidup karena memendam masalahnya sendiri. Mereka tak punya teman untuk meluapkan apa yang mereka rasakan dan mencari solusi.

Di luar itu, ada berbagai penyebab yang membuat seseorang nekat mengakhiri hidup. Tapi, intinya pelaku bunuh diri merasa dirinya tak bisa menyelesaikan masalah dan merasa hidupnya tak berharga.

Sementara selain layanan crisis center, Pemprov Jawa Barat juga berencana menghadirkan mobil layanan konseling. Program ini hadir di Kota Bandung dengan nama Mobil Kekasih Juara saat Ridwan Kamil jadi Wali Kota Bandung.

Program ini akan dibawa ke tingkat Jawa Barat. Sehingga, ke depan akan banyak mobil berisi psikolog, psikiatri, dan ahli agama. Mobil itu jadi sarana untuk warga berkonsultasi mengenai berbagai permasalahan kehidupan, terutama berkaitan masalah mental dan kejiwaan.


Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler