Periksa Listrik di Rumah Jangan Sampai Si Kecil Tersetrum Charger

Bandung - TemanBaik, jika ada anak kecil di rumahmu, sebaiknya perhatikan hal penting ini ya agar mereka tidak tersengat listrik. Salah satu yang paling penting adalah jangan meninggalkan charger perangkat elektronik terpasang pada colokan listrik setelah selesai dipakai mengisi daya.

Setelah baterai perangkat elektronik seperti gawai terisi penuh, sebaiknya cabutlah perangkat dan charger-nya. Apa yang terjadi jika charger ditinggalkan pada colokan listrik sedangkan perangkatnya dicabut? Hal ini bahaya loh! Bukan hanya charger gawai, ini juga berlaku untuk produk elektronik lainnya.

"Untuk seluruh produk elektronika, apapun itu, kalau sudah tidak dipakai, yang dicopot jangan ujung kabel ke perangkatnya, tapi charger-nya dicabut sekalian," kata Kepala Pusat Mikroelektronika ITB Dr. Ir. Adi Indrayanto, M.Sc.

Dengan meninggalkan charger terpasang, potensi terjadi kerusakan charger sangat terbuka. Yang lebih parah, charger bisa saja meledak atau membuat orang yang menyentuhnya tersetrum. Apalagi jika charger yang dipakai tak berkualitas, potensi negatif itu semakin besar akan terjadi.

Saat charger terpasang dengan perangkat elektronik seperti gawai, maka listrik dari jala PLN, yaitu stop kontak, akan dialirkan dan masuk ke perangkat elektronik. Sementara jika yang tertancap hanya charger-nya saja, maka daya listrik akan berkumpul di dalam charger.

Jika charger-nya berkualitas dan memiliki proteksi tinggi, daya listrik akan otomatis berhenti. Sebaliknya, jika charger-nya tak berkualitas, potensi terjadi ledakan dan mengeluarkan sengatan listrik akan sangat terbuka. Itu karena daya listrik terus mengalir pada charger.

Baca Ini Juga Yuk: Musim Hujan Tiba, Periksa Instalasi Listrik di Rumah Yuk!

Hal ini akan sangat berbahaya jika ada anak kecil di sekitar. Apalagi jika anak sedang dalam fase gemar memasukkan segala sesuatu ke dalam mulutnya. Bayangkan jika tanpa sepengetahuanmu charger yang terpasang pada colokan listrik ujung kabelnya disentuh atau bahkan dimasukkan ke mulut si kecil? Bisa saja si kecil kehilangan nyawa karena tersengat listrik.

Jika TemanBaik merasa charger yang digunakan berkualitas dan punya proteksi tinggi? Jangan tenang dulu. Sebab, potensi kerusakan charger bisa terjadi kapanpun. Bukan hanya untuk charger gawai, charger untuk perangkat elektronik lainnya juga harus dilepas. Jadi, lebih baik mencabut charger jika tak dipakai demi meminimalisir terjadinya hal negatif.

Mungkin ada yang berpikir charger memiliki daya setrum yang kecil. Tapi, jangan salah, saat rusak, justru daya listrik yang dikeluarkan bisa sangat besar dan berakibat fatal.

Adi juga menyarankan agar jangan mengisi daya listrik gawai atau elektronik lainnya tanpa pengawasan. Sebab, potensi terjadi kerusakan pada perangkat elektronik sangat memungkinkan terjadi. Misalnya baterai perangkat elektronik yang ada berkualitas buruk. Hal ini bisa mengakibatkan perangkat elektronik meledak. Jadi, usahakan perangkat elektronik jauh dari si kecil saat diisi daya.

Sebagai contoh, memang ada charger perangkat elektronik yang memiliki proteksi mati otomatis saat daya gawai sudah terisi penuh. Tapi, TemanBaik belum tentu tahu kan jika perangkat elektronik yang dimiliki ternyata pernah dibongkar, refurbish, atau kualitasnya sudah tak sesuai harapan. Hal ini bisa jadi penyebab terjadinya ledakan.

"Kita kan enggak pernah tahu kualitas benda itu masih bagus atau sudah enggak bagus, itu problemnya," jelas Adi.


Foto: Unsplash

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler