Sukses Pasarkan Kudapan Wader, Siti Tasdikoh Raih Penghargaan Ini

Semarang - Sebelumnya tidak pernah terlintas sedikitpun di benak Siti Tasdikoh (24), warga Desa Kesongo Tuntang jika perniagaan yang dirintisnya hampir sewindu lalu akan bisa semaju ini.

Berbekal pengetahuan yang dijalankannya secara otodidak, Siti mengolah aneka jenis ikan dari Rawa Pening untuk dijadikan kudapan yang disukai banyak orang.

Bahkan, dari usahanya itu lah ia mampu meraup penghasilan yang besar setiap bulannya yakni mencapai Rp 7 juta. Tak heran, berkat kreativitasnya itu, Siti berhasil mendapatkan penghargaan sebagai Pemuda Pelopor Bidang Pangan Kabupaten Semarang tahun 2019.

Dilansir dari keterangan resmi di laman jatengprov.go.id, Siti mengatakan jika ia senang dan tak menyangka bakal meraih penghargaan itu.

Sedikit berbalik ke belakang, ia pun menceritakan awal mula membangun usahanya itu yang dilakoni ketika membantu saudaranya mengolah udang, ikan wader dan ikan khas Rawa Pening lainnya menjadi penganan kering. Saat itu wader dan udang hanya digoreng saja. Bahkan ada juga yang dijual mentah dengan harga murah.

“Dari situ lah saya membuat udang yang diolah menjadi makanan crispy atau renyah. Kemasannya pun dibuat berbeda untuk menarik minat pembeli,” jelasnya.

Ia menambahkan, awalnya produk ikan dan udang yang diproduksinya itu hanya dijual di sekitar tempat tinggal Siti. Setelah dirasa banyak peminat, alumni IAIN Salatiga mulai memikirkan agar kudapan buatannya dapat dinikmati oleh lebih banyak orang.

Tanpa menunggu lebih lama lagi, Siti memanfaatkan media online untuk menawarkan dagangannya. Pesanan udang dan wader crispy buatannya terus mengalir. Tak hanya mendapatkan pembeli dari Jakarta dan Pulau Jawa saja, bahkan ada pembeli dari Aceh.

“Meski belum teratur, tapi pesanan dari sana cukup banyak. Saya selalu mengajak warga sekitar untuk membantu jika ada pesanan banyak,” katanya.

Sekarang, Siti telah menikmati keberhasilan usahanya itu. Pesanan dari berbagai daerah pun terus berdatangan. Namun, hal itu itu tidak justru membuatnya puas. Ia ingin tetap melakukan hal lain untuk menarik minat calon pembeli lainnya. Salah satunya adalah dengan terus memperbaiki kemasan, agar menjadi daya tarik produk buatannya.

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler