Tekan Potensi Pelanggaran, Pemkab Semarang Terapkan e-Konsult

Semarang - Untuk menekan potensi pelanggaran kinerja oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Inspektorat Kabupaten Semarang menerapkan aplikasi konsultasi online e-Konsult. Aplikasi ini diluncurkan belum lama ini di Aula Gedung PP PAUD dan Dikmas Jateng di Ungaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.

Menurut Inspektur Kabupaten Semarang Sumardjito di laman jatengprov.go.id, kehadiran e-konsult diharapkan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh SKPD. Sehingga tidak ditemukan lagi pelanggaraan saat pemeriksanaan keuangan dan kinerja oleh inspektorat.

“Konsultasi online akan lebih efektif dan efisien karena memangkas jarak dan waktu tempuh konsultasi secara manual. Kami berharap SKPD termasuk pemerintah desa dapat memanfaatkannya dengan baik. Daripada nanti banyak temuan (hasil pemeriksaan), lebih baik konsultasi dulu,” tegasnya.

Baca Ini Juga Yuk: Wujudkan Kota Sehat, Pekalongan Siap Hadirkan 27 Kampung Ceria

Bupati Kabupaten Semarang Mundjirin juga menekankan agar pengelolaan keuangan di masing-masing SKPD sesuai dengan peraturan yang ada.

"Jangan sampai terjadi pelanggaran aturan yang dapat merugikan kinerja SKPD. Maksimalkan para pengawas internal guna menghindari pelanggaran itu,” katanya.

Iq juga mengingatkan kepada kepala desa agar lebih aktif berkonsultasi dengan inspektorat, terutama tentang penggunaan dana desa. Tujuannya, agar pemanfaatannya dapat tepat sasaran bagi peningkatan kesejahteraan warga.

“Manfaatkan konsultasi online dari inspektorat agar pemanfaatan dana desa berjalan baik dan benar,” ujarnya.

Foto: jatengprov.go.id

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler