Punya Peliharaan Kukang? Serahkan ke BKSDA Ya!

Bandung - TemanBaik ada yang memelihara hewan kukang? Jika ada, sebaiknya kamu menyerahkannya ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) ya. Loh, kenapa? Simak ulasannya yuk!

Kukang adalah jenis primata yang memiliki gerakan lambat. Hewan ini tergolong pemalu dan masuk kategori nokturnal alias aktif pada malam hari. Kukang sendiri dipelihara sejumlah orang karena kukang dianggap sebagai hewan imut dan menggemaskan.

Tapi, sadar enggak sih kamu yang memeliharanya jika kukang itu termasuk hewan dilindungi? Pemerintah pun terus berupaya melestarikannya. Bahkan, sudah ada kukang hasil peliharaan warga yang akhirnya dilepasliarkan ke alamnya.

Biasanya, mereka yang memelihara kukang dikarenakan enggak tahu hewan itu dilindungi. Sementara jika sudah tahu hewan itu dilindungi tapi masih memeliharanya, simpulkan sendiri deh oleh TemanBaik.

Tapi, menurut Kepala Seksi Pemanfaatan dan Pelayanan BKSDA Jawa Barat Sanggara Yudha, saat ini masyarakat sudah mulai banyak yang tahu bahwa kukang dilindungi. Bahkan, ada pemelihara kukang yang akhirnya menyerahkan hewan kesayangannya itu ke BKSDA untuk dilepasliarkan.

Baca Ini Juga Yuk: Perhatikan 3 Hal Ini Sebelum Kamu Pelihara Hewan Liar

"Kesadaran masyarakat sudah mulai meningkat. Salah satu satwa dilindungi yang banyak diserahkan masyarakat ke BKSDA itu kukang," kata Yudha.

Ia pun berharap mereka yang memelihara kukang segera menyerahkannya ke BKSDA. Tujuannya demi menjaga populasi kukang agar tidak punah. Lalu, bagaimana jika ingin menyerahkannya?

Gampang kok, kamu cukup datang ke Kantor BKSDA terdekat. Selain kukang, kamu juga bisa menyerahkan hewan yang dilindungi lainnya, misalnya elang. "Semua jenis elang itu dilindungi," ucap Yudha.

Pikirkan baik-baik ya TemanBaik jika memelihara hewan, apalagi hewannya masuk kategori dilindungi. Jangan sampai kesenanganmu justru berujung berkurangnya populasi hewan tersebut, atau bahkan kamu turut andil dalam kepunahannya.


Foto: dokumentasi BKSDA Kalimantan Tengah

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler