Bangga! Indonesia Ada di Urutan ke-4 Negara Pengekspor Kopi

Bandung - TemanBaik, ada fakta membanggakan nih dari dunia kopi Indonesia. Di dunia, ternyata Indonesia adalah urutan keempat negara pengeksor kopi terbanyak.

"Kita produsen keempat di dunia. Yang nomor satu itu Brasil, kedua Vietnam, ketiga Kolombia, yang keempatnya baru Indonesia," kata Ketua Dewan Kopi Indonesia Anton Apriyantono.

Berapa sih produksi kopi Indonesia? Dalam setahun, jumlahnya ternyata di kisaran 600-700 ribu ton kopi. Dari jumlah itu, mayoritas justru dikirim ke luar negeri loh TemanBaik. "Dari secara nasional 600-700 ribu ton itu kita ekspor 50-60 persennya," ungkapnya.

Variannya pun beragam. Tapi, mayoritas kopi yang dikirim adalah dari jenis Robusta. Belakangan, permintaan kopi Arabika pun mengalami peningkatan. Ke mana sih kopi-kopi asal Indonesia diekspor? Ternyata hampir semua negara di dunia menjadi sasaran pengiriman kopi asal Indonesia.

Sementara meski secara kuantitas Indonesia adalah pengekspor keempat kopi terbesar dunia, tapi dari segi kualitas kopi Indonesia sudah diakui. Bahkan, kopi Indonesia mendapat pengakuan dari berbagai pihak di beragam negara loh.

"Secara volume (ekspor) kita memang enggak banyak-banyak amat, tapi lumayan. Tapi, secara kualitas, seluruh dunia tahu kopi Indonesia itu yang terbaik," jelas Anton.

Baca Ini Juga Yuk: Perbedaan Kopi Arabika dan Robusta, Mana yang Kamu Suka?

Peluang Bisnis
Pesatnya perkembangan dunia kopi di Indonesia bisa jadi celah bisnis yang menggiurkan. Apalagi jika melihat fakta Indonesia sebagai produsen kopi terbesar keempat di dunia. Petani hingga pengusaha kopi semakin terbuka peluangnya untuk meraup untung.

Hal itu ditambah makin banyaknya orang Indonesia yang menyukai kopi. Bahkan, saat ini bisa dibilang ngopi jadi budaya di Indonesia. Kopi tak lagi dipandang sebagai minuman para orang tua. Kini, banyak anak muda gemar ngopi di kedai, kafe, atau tempat-tempat lain yang sudah 'menjamur' di mana-mana.

"Tren (budaya ngopi) sudah kelihatan, alhamdulillah, ini perkembangan yang bagus. Saya senang melihat kopi itu dinikmati anak-anak muda meski (dengan sajian) kekinian. Tapi enggak apa-apa, yang penting basisnya kopi," tutur Anton.

Sementara soal ekspor kopi, ia juga berharap semakin bergeliat. Harapannya, kualitas dan kuantitas kopi Indonesia makin ditingkatkan agar makin banyak diminati. Sehingga, secara otomatis ekspor Indonesia akan meningkat.

Secara khusus, Anton pun antusias dengan hadirnya banyak perkebunan kopi baru di Indonesia, salah satunya di Jawa Barat. Hal ini bisa jadi penunjang makin bergeliatnya bisnis kopi di Indonesia. Sebab, petani kopi adalah aktor paling penting dari mata rantai bisnis kopi.

"Mudah-mudahan dengan penanaman-penanam baru di Jawa Barat ini bisa meningkatkan produktivitas. Karena kalau yang sebelumnya bisa dikatakan (menanamnya) asal-asalan. Tapi yang sekarang sudah jauh lebih baik," pungkas Anton.


Foto: Oris Riswan Budiana/beritabaik.id

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler