Ratusan Siswa di Bali Ikuti Simulasi Gempa dan Tsunami

Kuta - Bertepatan dengan peringatan hari kesadaran tsunami sedunia yang dideklarasikan PBB, United Nations Development Programme (UNDP) menggelar simulasi evakuasi tanggap gempa dan tsunami untuk siswa. Simulasi ini dilangsungkan di SMP Taman Sastra, Jimbaran, Kuta, Bali, Selasa (5/11/2019).

Kegiatan ini juga melibatkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Badung. Deputy Resident Representative UNDP Indonesia, Sophie Kemkhadze menyampaikan simulasi ini digelar untuk meningkatkan kapasitas kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana.

Pasalnya SMP Taman Siswa yang berada di kawasan Bali Selatan termasuk dalam zona merah rawan bencana. "Tanggung jawab penanggulangan bencana itu tidak hanya di pemerintah, itu adalah tanggung jawab semua lapisan masyarakat," kata Sophie pada BeritaBaik.

Sekolah, sebut Sophie, adalah salah satu tempat yang tepat efektif untuk melangsungkan pendidikan mitigasi bencana melalui simulasi. "Sekolah adalah tempat  yang efektif sehingga anak-anak mengenali peringatan dan tahu apa yang harus dilakukan ketika gempa dan tsunami terjadi," ucapnya.

Kegiatan simulasi ini diikuti sebanyak 40 guru dan staff serta 360 siswa. I Made Hendrayana, salah satu siswa kelas IX yang mengikuti sangat antusias. "Kalau ada gempa yang harus dilakukan berlutut dan berlindung. Kemudian mengikuti instruksi selanjutnya daei Bapak/Ibu guru," ucapnya saat ditanya BeritaBaik.

Sebagai informasi, hari kesadaran tsunami sedunia dilatarbelakangi gempa dan tsunami di Samudra Hindia 2004 dan gempa besar Jepang Timur 2011. Peristiwa ini menyadarkan dunia akan perlunya  pendidikan dan latihan untuk menghadapi gempa dan tsunami.

Untuk itu UNDP membuat proyek regional kegiatan simulasi di 18 negara Asia-Pasifik yang sepenuhnya didanai oleh Pemerintah Jepang. 18 negara Asia-Pasifik itu adalah Bangladesh, Kamboja, Fiji, Indonesia, Malaysia, Maladewa, Myanmar, Pakistan, Papua New Guinea, Filipina, Samoa, Kepulauan Solomon, Sri Lanka, Thailand, Timor Leste, Tonga, Vanuatu, dan Vietnam.



Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler