Ini 3 Sistem Integrasi yang Diluncurkan Pemkab Kudus

Kudus - Pemerintah Kabupaten Kudus terus berupaya untuk mewujudkan kabupaten yang bersih. Caranya, mereka menegakkan integritas Audit Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP).

Untuk mendukung hal itu, Pemkab Kudus meluncurkan sistem integrasi SIMREN, SIMDA dan E-Sakib pada Selasa (12/11/2019) di Pendopo Kabupaten Kudus.

Inspektur Kabupaten Kudus Adi Harjono menjelaskan pelayanan publik memang menjadi tolok ukur kinerja pemerintah pada saat ini. Karena itu tahapan perencanaan, penganggaran dan pelaksanaan harus diawasi dengan baik melalui sebuah sistem.

"Untuk menguatkan sistem yang ada, Inspektorat Kabupaten Kudus mengintegrasikan tiga sistem yang telah diimplementasikan di pemerintah daerah yaitu SIMREN, SIMDA, dan E-Sakip," jelasnya.

Baca Ini Juga Yuk: Begini Upaya Pemerintah Kabupaten Purwakarta Hadapi Kekeringan

Sementara itu, Sekda Kabupaten Kudus Sam'ani Intakoris sangat mengapresiasi peluncuran sistem terintegrasi tersebut. Adanya sistem ini dalam dalam rangka melihat pencapaian tindak lanjut ketika ada pengawasan dari inspektorat, BPJ dan BPKP.

"Apabila ada kekurangan segera diselesaikan selama masih ada waktu, jangan sampai bermasalah dengan hukum," imbaunya.

Lebih lanjut, Kepala BPKP Perwakilan Provinsi Jawa Tengah Salamat Simanulang menyampaikan harapannya terhadap Pemkab Kudus, yang mana telah mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI selama 7 kali.

"Semoga hal tersebut dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan, salah satunya melalui optimalisasi sistem. Semoga dengan menggunakan aplikasi-aplikasi yang terintegrasi, bisa semakin akuntabel dalam tata kelola. Sistem adalah alat, sebaik apapun sistem kalau tidak gunakan dengan baik maka tidak ada manfaatnya," tandasnya.


Foto: jatengprov.go.id

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler