Intip Cara Seru Tanamkan Cinta Lingkungan pada Anak-anak

Bandung - Cara unik dilakukan Rumah Main Cikal Bandung untuk menanamkan kecintaan pada lingkungan terhadap siswa didiknya. Kegiatannya seru dan bikin para siswa tingkat playground dan taman kanak-kanak (TK) bersemangat. Seperti apa ya kegiatannya?

Salah satunya, mereka diajarkan cara menanam pohon. Bukan sekadar teori, mereka diajak praktik langsung loh dengan memindahkan pohon dari polybag ke dalam pot. Terbagi ke dalam beberapa kelompok, mereka terlihat sibuk memindahkan tanah, pupuk, hingga tentu saja pohon ke dalam pot.

Kegiatan menanam ini dimentori oleh para relawan dari Sahabat Walhi. Penjelasan yang diberikan pun sangat sederhana dan mudah dicerna anak-anak. Sehingga, mereka tampak antusias saat menanam pohon.

Tapi, sebelum kegiatan menanam, ada kegiatan yang tak kalah menarik dilakukan. Siswa tingkat TK memaparkan presentasi sambil memperlihatkan diorama karya mereka. Dioramanya ada yang berbentuk tong sampah hingga menggambarkan karbondioksida.

Sementara para siswa tingkat playground menjadi peserta yang mendengarkan presentasi. Tanya-jawab pun terjadi. Selayaknya anak-anak, pertanyaan yang dilontarkan pun sangat sederhana.

Neira Arfaisa (4) misalnya, ia memaparkan tentang pentingnya menghemat listrik. Menurutnya, listrik harus dihemat agar bumi pemanasan global tidak semakin parah.

"Cara menghemat listriknya, lampu harus dimatiin kalau enggak dipakai, kalau tidur lampunya dimatiin. Kalau nge-charge handphone juga harus dicabut kalau sudah penuh baterainya," tutur Neira.

Lianisya, guru Rumah Main Cikal Bandung, berharap kegiatan itu berdampak positif bagi siswa. Sehingga, sejak kecil para siswa bisa memiliki kesadaran untuk menjaga lingkungan. Kesadaran itu pun diharapkan terus tertanam hingga mereka dewasa.

Itu kenapa kegiatan bertajuk 'Earth Warrior'. Melalui tema itu, para siswa diberi semangat agar masing-masing menjadi para pejuang atau penyelamat bumi yang makin lama makin kritis.

"Diharapkan anak-anak ini lebih peduli lagi terhadap apa yang ada di lingkungannya. Bahkan enggak cuma tahu, mereka juga bisa membagikan pengetahuan ke orang-orang sekitarnya," ungkapnya.

Yang menarik, kesadaran itu bahkan sudah tertanam jauh-jauh hari loh pada diri siswa. Bahkan, ada yang 'bawel' pada orangtuanya sendiri. Contohnya, ada siswa yang menasihati ayahnya tidak naik mobil saat ke minimarket di dekat rumah. Sebab, berjalan kaki akan lebih sehat dan tentunya enggak menghasilkan gas berbahaya seperti pada kendaraan bermotor.

Para siswa juga mulai menyadari pentingnya membuang sampah pada tempatnya, menghemat listrik, hingga menjaga lingkungan. Patut ditiru nih TemanBaik semangat dan aksi dari para anak-anak inih. Malu dong jika kamu sudah dewasa tapi gaya hidupmu kalah sama anak-anak!

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler