Unpad Gagas Pembangunan Museum Kedaulatan Pangan

Bandung - Program Studi Pascasarjana Antropologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Padjadjaran (Unpad) dan Asosiasi Antropologi Indonesia (AAI) punya gagasan unik nih. Keduanya menggagas inisiatif didirikannya Museum Kedaulatan Pangan Jawa Barat.

Museum itu nantinya bakal berisi berbagai hal terkait pangan di Jawa Barat, terutama yang berunsur tradisional. Di dalamnya akan ada seputar pertanian, peternakan, hingga perikanan.

Beragam artefak dan hal-hal terkait pangan juga akan ditampilkan. Museum juga rencananya akan dibuat menarik dan mengandung unsur digitalisasi. Harapannya agar generasi muda kelak tertarik untuk datang ke lokasi dan mendapatkan pengetahuan seputar kedaulatan pangan.

Saat ini, museum itu baru sebatas gagasan. Tapi, pihak Unpad sudah siap memberikan gedung atau lahan. Opsi pertama adalah di Kampus Unpad Jatinangor, Sumedang. Opsi kedua di Pascasarjana Unpad di Bukit Pakar Utara, Kota Bandung.

"Sejauh ini kami belum menentukan tempatnya akan di mana. Tapi yang jelas kalau soal tempat sudah dikasih," kata antropolog Unpad Budi Rajab di Gedung FISIP Unpad, Kota Bandung, Jumat (29/11/2019).

Baca Ini Juga Yuk: Kini Unpad Punya Pusat Digitalisasi dan Pengembangan Budaya Sunda

Selain di Kampus Unpad, museum kedaulatan pangan rencananya juga akan hadir di kawasan Kampung Adat Ciptagelar, Sukabumi. Di sini akan dibuat semacam bangunan yang akan menampilkan berbagai hal tentang cara warga setempat bisa memiliki kedaulatan pangan secara mandiri.

Jika kelak museum itu jadi, itu akan jadi museum kedaulatan pangan pertama di Indonesia. Sebab, saat ini belum ada museum dengan tema serupa. "Bahkan ini jadi yang pertama di Asia," ungkap Budi.

Tapi, rencana pembangunan museum itu masih harus dibahas lagi. Sebagai tahap awal, pada 3-4 Desember 2019 akan digelar seminar dan focus group discussion (FGD) tentang 'Inisiatif dan Perencanaan Pendirian Museum Kedaulatan Pangan Jawa Barat' di Kampus FISIP Unpad.

Kegiatan ini akan menghadirkan berbagai narasumber, mulai dari pejabar Kemendikbud, sejarawan, akademisi, serta berbagai pihak lainnya. Melalui kegiatan ini diharapkan akan muncul berbagai ide dan masukan agar pembangunan museum bisa diwujudkan.

Hasil dari seminar kemudian akan disebar ke berbagai pihak. Bahkan, untuk pembangunan museum, diharapkan justru atas inisiatif dan bantuan semua pihak. "Siapa saja yang mau bantu, harapannya ini dibangun bersama," ungkap Budi.


Foto: Oris Riswan Budiana/beritabaik.id

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler