Alasan Jangan Gunakan Lift Saat Terjadi Bencana

Bandung - Jika TemanBaik kebetulan berada di dalam mal, hotel, gedung bertingkat, atau tempat lain yang memiliki lift, jangan menggunakan lift saat terjadi bencana ya. Yang disarankan justru kamu sebaiknya menggunakan tangga darurat untuk keluar dari bangunan. Kenapa ya? Simak ulasannya yuk!

Kepala Bidang Penanggulangan Bencana Diskar PB Kota Bandung Sihar Pandapotan Sitinjak mengatakan lift biasanya akan dimatikan operator gedung saat terjadi bencana seperti gempa bumi atau kebakaran. Bahkan, biasanya lift akan tak berfungsi secara otomatis.

"Secara SOP (standar operasional prosedur), listrik akan mati. Ketika jaringannya (listrik) mati, lift akan otomatis mati," ujar Sihar.

Kalaupun tidak dimatikan petugas, ada risiko lift akan mati karena berbagai penyebab saat terjadi bencana. Jika kamu memaksakan masuk ke lift saat terjadi bencana, siap-siap deh dengan risikonya. Selain lift macet di tengah jalan, yang paling dikhawatirkan adalah lift akan terjatuh. Ini tentu bakal membahayakan nyawa kamu.

"Makanya sebaiknya lari menggunakan tangga darurat. Tapi, berjalan di tangga darurat (saat bencana) juga ada caranya. Ini banyak yang tidak tahu," jelas Sihar.

Saat menggunakan tangga darurat, usahakan kamu bersikap setenang mungkin. Iya, mungkin kamu buru-buru, tapi usahakan tetap tenang ya TemanBaik. Sebab, jika tidak tenang, kamu bisa saja terpeleset.

Ketika berjalan di tangga, usahakan kamu berjalan ke dekat tembok. Hindari untuk memegang pegangan tangga saat berjalan. Sebab, ada risiko tiba-tiba pegangan tangga tidak kuat menahan beban dan terlepas.

Risiko ini cukup besar. palagi ketika digunakan jumlah orang yang sangat banyak. Risiko utama saat berjalan di dekat pegangan tangga adalah bisa saja kamu terdorong orang lain dan ujungnya terjatuh ke samping.

Simpan dan ingat tips ini ya TemanBaik. Mungkin saat ini dianggap biasa saja. Tapi, tips ini akan sangat berguna jika tiba-tiba terjadi bencana.
Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler