Hebatnya Anak Disabilitas Saat Berlaga Jadi Model

Bandung - Suasana di Plaza Balai Kota Bandung pada Sabtu (7/12/2019) terlihat meriah. Sebab, di lokasi digelar peringatan Hari Disabilitas Internasional. Berbagai keseruan pun tersaji. Salah satu yang paling menarik adalah fashion show dengan pesertanya anak-anak disabilitas.

Lebih dari 15 orang jadi peserta fashion show. Mereka berlenggak-lenggok ala model di atas catwalk. Mereka terlihat percaya diri meski memiliki kekurangan baik pada fisik mau pun mentalnya. Semangat dan kepercayaan diri mereka terlihat tinggi loh!

Satu per satu mereka berjalan di depan penonton. Sesekali mereka berpose dan tersenyum ke arah penonton. Hambatan fisik pun bukan kendala. Ada yang memakai kursi roda sambil didorong orang lain. Ada juga yang terlihat begitu kesulitan berjalan karena mengidap celebral palsy. Tapi, semangat membuat peserta tetap berjalan meski terlihat sulit.

Pakaian mereka pun unik, ada yang memakai baju tradisional, pakaian kasual, hingga memakai kostum buaya. Tepuk tangan meriah pun diberikan penonton karena penampilan peserta sangat menghibur.

Putri Muslimah Indonesia 2019, Nurul Bashirah yang hadir di lokasi pun memberi pujian pada peserta. "Masya Allah, luar biasa teman-teman ini. Mereka sangat percaya diri. Kedua, mereka mengekspresikan kebahagiaannya, mereka tersenyum dan melambaikan tangan," ucapnya.

Menurutnya, tampil di depan umum seperti model bukan hal mudah. Bahkan, ia mengaku butuh waktu cukup lama untuk bisa tampil di depan umum. "Saya saja butuh waktu 5 tahun untuk percaya diri tampil di depan," ungkap Nurul.

Salah seorang peserta yang mencuri perhatian adalah Dini (21). Meski berada di atas kursi roda, senyum selalu mengembang di wajahnya. Dengan pakaian muslimahnya, perempuan yang mengidap celebral palsy ini seolah ingin menunjukkan bahwa ia punya kepercayaan diri dan potensi luar biasa.

Nia Gustiana, ibunda Dini, mengatakan anaknya memang sangat bersemangat mengikuti fashion show. Sebab, Dini sangat ingin menjadi model. "Dia ngomong sendiri ingin ikut fashion show, latihannya juga tiga hari," ujarnya.

Sebagai orang tua, Nia pun senang sang anak bisa eksis melalui kegiatan seperti itu. Apalagi, ia selalu berusaha mendidik anaknya agar jadi pribadi yang mandiri dan selalu tersenyum. Hinaan dan cibiran yang didapat pun selalu dibalas hanya dengan senyum.

"Saya memang mengajarkan dia supaya terlatih dengan senyum," pungkas Nia.
Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler