Zakat ASN Sumut Capai Rp5 Miliar, Gubernur Sumut Menuai Pujian

Zakat penghasilan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemprov Sumatera Utara (Sumut) ternyata cukup besar loh TemanBaik. Sejak April 2019 hingga kini sudah terkumpul sekitar Rp5 miliar. Pengumpulan zakat itu didapat melalui pemotongan tunjangan tambahan penghasilan (TPP).

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi berharap zakat dari ASN itu bisa bermanfaat untuk masyarakat. Bahkan, mereka yang tidak mampu diharapkan akan sangat terbantu kehidupan ekonominya.

"Ada sekitar 11 juta masyarakat muslim di Sumut dan sekitar 5 juta itu masih tergolong masyarakat kurang mampu. Bila semua orang yang berkewajiban berzakat membayar zakatnya, maka masyarakat yang kurang mampu itu akan terbantu dan berkurang. Zakat dari ASN Pemprov Sumut itu masih sebagian kecil saja," kata Edy di laman resmi Pemprov Sumut.

Ia pun berharap semakin banyak masyarakat yang sadar untuk membayar zakatnya. Sehingga, semakin banyak uang yang bisa terkumpul. Setelah itu, uang akan digunakan untuk berbagai hal bermanfaat bagi masyarakat.

Selama 2019 sendiri, Badan Amil Zakar Nasional (Baznas) Sumut total sudah menyalurkan lebih dari Rp4,9 miliar zakat untuk bantuan sekolah, masjid, musala, lembaga pendidikan, bedah rumah, peralatan sekolah, hingga membantu guru-guru madrasah.

Sementara itu, berkat pencapaian Edy yang mampu mengumpulkan zakat dari ASN mencapai Rp5 miliar, pujian disampaikan Wakil Ketua Baznas RI Zainulbahar Noor. "Start yang dilakukan Pak Gubernur untuk zakat sangat bagus, sampai saat ini sudah terkumpul sekitar Rp5 miliar. (Pencapaian Edy) lebih baik dari banyak gubernur di Indonesia," ungkapnya.

"Karena itu, dia mendapat penghargaan dari Baznas bulan Agustus lalu. Dengan start yang seperti ini saya yakin Baznas Provinsi Sumut akan menjadi garda terdepan mengentaskan kemiskinan di sini," jelas Zainulbahar.

Foto: Edy Rahmayadi (tengah) (dokumentasi Humas Pemprov Sumatera Utara)
Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler