5 Fakta Logis Soal Viralnya Kemunculan Ular di Musim Hujan

Bandung - Fenomena penemuan ular kobra di beberapa pemukiman warga, kini menjadi pemberitaan luas. Tapi TemanBaik jangan takut atau khawatir berlebihan ya, karena kejadian ini sangat alamiah loh.

TemanBaik dari Yayasan Sioux Ular Indonesia membagikan ceritanya nih, bahwa kemunculan ular di musim penghujan menjadi hal natural dan sangat logis. Jadi jangan kaitkan keberadaannya dengan hal mistis ya.

Kenapa sekarang banyak ular masuk hunian manusia? Nah, fakta ini bisa dilekatkan juga dengan musnahnya rawa, tanah hutan dan kebun terbuka karena alihfungsi menjadi perumahan warga.

Untuk lebih detailnya, ini loh beberapa alasan, mengapa kini ular banyak bermunculan.

1. Keberadaan Ular Berdampingan dengan Manusia
Ular memang satwa liar yg habitatnya paling dekat dengan manusia. Ada ular, berarti ekosistem di sekitar hunian masih bagus dan normal. Justru jika tidak ada ular, bersiaplah ledakan populasi hama dimana-mana.

TemanBaik harus tahu, induk ular bertelur tidak membuat sarang, tetapi memanfaatkan lubang-lubang sembunyi dan celah terlindungi yang tak pernah di jamah predator atau manusia. Secara insting, induk ular akan meletakkan telur di kawasan yang tersedia berlimpah makanan ular sehingga saat telur menetas, si anak dengan mudah mendapatkan makanannya.

2. Habitat Ular Dihuni Manusia
Saat ini, banyak pembangunan masif yang dengan sengaja menutup rawa tempat ular hidup. Bahkan sawah juga dibuldoser, hutan, aliran irigasi, dan sungai juga diperkecil alirannya karena dibangun cluster perumahan dan jalanan.

Nah, pada kondisi ini, tak hanya ular, mangsanya pun semakin terdesak. Pada akhirnya berkumpulah mangsa ular ini di area pemukiman. Misalnya kadal, tikus, kodok, cicak dan burung pun sekarang hanya ada di sekitar pemukiman. Sehingga ular pun mendekat ke sana.

3. Ular Bukan Tipe Satwa Berkelompok
Ular bukan tipe satwa yang berkelompok seperti kijang, tapi tipe soliter atau hidup sendiri. Ular tidak menyusui sehingga tidak hidup bersama induknya. Setelah lahir atau menetas, si ular sudah bisa mandiri loh. Mereka mencari makan dan cari tmpat sembunyi sendiri.

Makanya, saat ditemukan anak ular di perumahan, akan tidak mungkin mencari induknya disana. Pasalnya si induk dipastikan sudah pergi 3 bulan lalu saat usai bertelur. Dia akan tinggalkan telurnya di lubang tertentu dan tidak di erami.

4. Indonesia Miliki 346 Spesies Ular
Indonesia sebagai negara tropis memang kaya satwa. Salah satunya ular yang paling pintar sembunyi. Insting dia memang hanya cari makan dan cari tempat sembunyi. Jadi jika di sudut kompleks ada area yang jarang dijamah dan dibersihkan, pasti dia akan betah berkeliling di sana untuk berburu mangsa.

Tapi ular tidak membuat sarang seperti burung ya, karena setelah keluar lubang, dia tidak balik lagi ke lubang yang sama, atau jika terjadi maka itu hanya kebetulan saja TemanBaik.

5. Di Mana Saja Ular Bisa Memilih Tempat Hidup
Perlu diketahui nih, ular tidak bisa memilih tempat loh. Kalau dia nyaman dan ada mangsanya, dia akan betah. Terlepas itu di tepi sungai, hutan, kebun, halaman rumah, bahkan di area area industri banyak di temukan ular beraktivitas.

Foto Pusdalops Disdamkar

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler