Bukan Dihisap, Begini yang Harus Dilakukan pada Luka Gigitan Ular

Bandung - TemanBaik pasti pernah kan melihat adegan seseorang digigit ular dalam adegan film? Apa yang terjadi selanjutnya? Salah satu adegan yang sering terjadi biasanya bagian tubuh korban yang digigit ular akan diisap oleh seseorang.

Tujuannya biasanya untuk menarik bisa ular dari tubuh korban agar tak menjalar ke bagian tubuh lain. Setelah itu, hasil dari isapan akan dimuntahkan. Tapi, benar enggak sih metode ini?

Kurator Bandung Zoo Garden Panji Ahmad Fauzan tidak menyarankan hal itu dilakukan. Sebab, hal itu bisa membahayakan korban maupun yang ingin menolong. Hal itu justru bisa memperlambat proses penanganan terhadap korban.

Di saat yang sama, bisa ular justru berpotensi membuat penolong keracunan. Karena bisa saja di mulut si penolong justru ada luka yang tak disadari dan jadi celah masuknya bisa ular dari korban gigitan ular.

Adegan berikutnya yang biasanya dilakukan di film-film adalah mengikat bagian tubuh korban dengan kencang. Kain biasanya digunakan untuk mengikat bagian tubuh korban.

Langkah ini biasanya bertujuan agar bisa ular tak cepat menyebar ke dalam tubuh. Faktanya, langkah penanganan seperti ini enggak tepat loh TemanBaik. Lalu, bagaimana cara tepat menangani korban gigitan ular?

Baca Ini Juga Yuk: Ini Bedanya Ular Kobra dan King Cobra yang Perlu Kamu Tahu

Pastinya penanganan secara medis sangat disarankan pada korban gigitan ular. Tapi, sebelum membawa ke puskesmas, klinik, atau rumah sakit, sebaiknya lakukan imobilisasi pada korban gigitan ular.

"Lakukan imobilisasi, bagian tubuh yang terkena gigitan ular itu enggak boleh banyak bergerak. Sehingga bisa menghambat penyebaran dari bisa ular tersebut," kata Panji.

Imobilisasi ini dilakukan dengan cara membalut area sekitar bekas gigitan. Misalnya, jika lengan bagian bawah terkena gigit, balut seluruh area lengan menggunakan kain atau perban elastis. Dibalut dengan tebal sangat disarankan agar bagian yang terkena gigitan tidak banyak bergerak.

Jika banyak bergerak, bisa ular akan semakin mudah menyebar. Meski begitu, jangan mengikatnya dengan kuat ya TemanBaik. Sebab, hal itu membuat peredaran darah justru terhambat. Ujung-ujungnya bahkan bisa terjadi pembengkakkan dan berdampak fatal. Intinya, bagian tubuh yang digigit harus dibuat agar benar-benar istirahat dan jangan bergerak tanpa dibalut dengan kencang.

"Setelah itu, langsung bawa korban ke tempat pelayanan kesehatan untuk ditangani," ucap Panji.

Usahakan langkah ini dilakukan dengan cepat. Sebab, bisa ular sangat berbahaya bagi korban yang digigitnya. Bahkan, bisa dalam hitungan menit nyawa akan melayang.

Ular sendiri menurut Panji sulit dibedakan memiliki racun atau tidak oleh orang awam. Tapi, langkah cepat dan penanganan tepat harus dilakukan jika seseorang digigit ular. "Anggap saja semua ular itu berbahaya sehingga kita tetap waspada apapun jenis ularnya," jelas Panji.


Foto: Oris Riswan Budiana/beritabaik.id

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler