Begini Upaya Polisi Bikin Nyaman Perayaan Natal di Bandung

Bandung - Kepolisian punya cara tersendiri nih TemanBaik dalam memberikan kenyamanan bagi umat Nasrani untuk merayakan Natal. Hal ini bisa terlihat di Kota Bandung. TemanBaik mau tahu apa yang dilakukan kepolisian?

Pada Selasa (24/12/2019), dilakukan penyisiran pada gereja-gereja di Kota Bandung. Salah satunya adalah untuk menghindari adanya bom dan benda berbahaya lainnya di dalam gereja.

Upaya pencegahan lain juga dilakukan dengan menempatkan petugas dan metal detector di gereja. Tujuannya untuk mencegah agar tak ada pihak dari luar yang mencoba membawa benda berbahaya ke dalam gereja.

Di Bandung sendiri ada 12 gereja prioritas yang diamankan dari total 163 gereja dan rumah ibadah. Tapi, bukan berarti di luar 12 gereja tak mendapat pengamanan. Pengamanan juga tetap diberikan kok. Hanya saja skala prioritasnya berbeda.

"Semuanya kita lakukan sterilisasi dan pengamanan sesuai SOP (Standard operating procedure)," kata Kabag Ops Polrestabes Bandung AKBP Widodo di Gereja Katedral Santo Petrus, Kota Bandung.

Baca Ini Juga Yuk: PLN Siapkan 750 Petugas untuk Pasokan Listrik Natal & Tahun Baru

Pengamanan di setiap gereja pun dilakukan berlapis serta digelar secara terbuka dan tertutup. Selain itu, ada antisipasi lain yang dilakukan, pengiriman barang oleh ojek online diatur lebih ketat.

Hal ini bukan berarti mencurigai ojek online akan melakukan tindakan negatif di gereja ya TemanBaik. Tapi, ini dilakukan demi menghindari adanya aksi seperti di Mapolres Medan beberapa waktu lalu. Saat itu, pelaku bom menyamar masuk ke dalam sebagai driver ojek online.

"Kita sudah sampaikan ke para pengelola dan pengurus gereja, kita batasi aktivitas ojek online karena ada pengalaman waktu di Medan pelaku menggunakan identitas ojek online," jelasnya.

"Sehingga, kalau ada pesanan dan diantar oleh driver ojek online, pengiriman dan transaksinya cukup sampai di pintu gerbang saja, enggak boleh masuk ke dalam," tutur Widodo.

Ia pun berharap umat Nasrani aman dan nyaman dalam melaksanakan perayaan Natal. Polisi pun siap menghadirkan keamanan dan kenyamanan tersebut.

"Ini semua kami lakukan sebagai bentuk pemenuhan SOP sebagaimana yang harus dilakukan kepolisian untuk memberi rasa aman dan nyaman kepada jemaat. Sehingga, lokasi (gereja) bisa digunakan untuk perayaan Natal," pungkas Widodo.


Foto: Oris Riswan Budiana/beritabaik.id

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler