Antisipasi yang Harus Dilakukan Saat Banjir dari BNPB

Bandung - Sejumlah titik di Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi (Jabodetabek) masih terendam banjir hingga saat ini. Menurut pantauan Badan Nasional Penanggangan Bencana (BNPB), air yang meluap berkisar antara 30-200 cm.

Karena itulah BNPB mengimbau warga untuk mengutamakan keselamatan mereka dengan mengantisipasi dampak dari banjir, khususnya arus listrik.

Untuk yang rumahnya masih tergenang banjir, disarankan untuk melakukan beberapa langkah yakni mematikan listrik dari Meter Circuit Breaker (MCB). Selanjutnya, seluruh peralatan listrik yang masih tersambung dengan stop kontak juga harus dicabut, dan semua alat elektronik yang berada di rumah harus dipindahkan ke tempat yang lebih aman.

Baca Ini Juga Yuk: Musim Hujan Tiba, Periksa Instalasi Listrik di Rumah Yuk!

"Pihak PLN juga telah memadamkan sementara 3.100 gardu distribusi. Angka tersebut dari total 23.700 gardu distribusi yang ada di Jabodetabek. Hal tersebut dilakukan PLN untuk mengutamakan keselamatan warga yang rumahnya masih tergenang banjir," ujar Kepala BNPB Doni Monardo melalui laman bnpb.go.id.

Ia juga meminta masyarakat yang wilayahnya berpotensi banjir untuk bersiap-siaga apabila harus melakukan evakuasi ke tempat yang aman.

"Untuk warga utamakan keselamatan jiwa terlebih dahulu," ujarnya melalui laman bnpb.go.id.

Melalui akun sosial medianya, BNPB juga terus me-update kawasan demi kawasan yang terkena banjir kepada masyarakat. Posko demi Posko pun mulai dibuka untuk menangani kebutuhan para korban yang harta bendanya ditelan banjir. Semoga banjir di kawasan Jabodetabek segera berakhir ya TemanBaik!


Foto: Humas BNPB

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler